Tali Kasih Lapas Banjarbaru, Bentuk Kepedulian Untuk Masyarakat Terdampak Banjir

Lapas Kelas IIB Banjarbaru

KBRN, Banjarbaru : Musibah banjir yang melanda sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, khususnya Kabupaten Banjar, meninggalkan kerugian besar bagi warga yang terdampak. Hal itu membuat segenap pihak tergerak untuk menyalurkan bantuan. 

Didasari rasa kepedulian dan kemanusiaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru menyalurkan bantuan langsung kepada warga yang terdampak musibah banjir di Sungai Alat, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Rabu (20/1/2021).

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Kalapas Banjarbaru, Amico Balalembang bertolak ke dua tempat berbeda. Usai memberikan bantuan tali kasih di desa Sei. Alat, rombongan kembali menyalurkan bantuan kepada Posko Mandiangin, Banjarbaru.

Di desa Sei Alat, Kalapas turun langsung memantau situasi dan berinteraksi dengan warga sekitar. Dengan mengenakan sepatu bot berwarna kuning, Kalapas berjalan diatas genangan air sembari memberikan dukungan moril kepada warga yang terdampak musibah banjir.

"Tali kasih kami ini adalah bentuk kepeduliaan serta rasa kemanusiaan kami terhadap masyarakat yang terdampak banjir di Kal-Sel, untuk sedikit membantu dari apa yang dirasakan masyarakat disini," ungkap Amico, disela penyerahan donasi.

Tali Kasih atau bantuan sosial tersebut berasal dari donasi sukarela para Pejabat dan seluruh petugas di lingkungan Lapas Kelas IIB Banjarbaru. Para pejabat dan petugas itu dikomandoi oleh Kalapas, bahu-membahu melintasi akses darat yang telah terendam air menggunakan Transpass menuju lokasi banjir, hingga ke posko bantuan.

Dari pantauan di lapangan, debit air yang hampir menenggelamkan atap rumah warga mulai berkurang dari hari-hari sebelumnya. Kedalaman air saat ini diperkirakan kurang lebih 1 meter. Sebagian Warga Sei Alat yang mengungsi sebelumnya mengungsi juga bisa berangsur pulang sambil menunggu datangnya bantuan.

"Tali kasih ini kami berikan langsung ke posko dan warga terdampak banjir, khususnya bahan pokok yang diperlukan sehari-hari seperti air mineral, serta logistik lainnya seperti karpet alas, pakaian layak paka, selimut, obat-obatan, dan makanan siap saji. Semoga bantuan tali kasih ini bermanfaat dan sedikit mengurangi beban warga," tambah Amico.

Lebih lanjut, eks Kasi Binadik Lapas Samarinda itu meminta masyarakat di bantaran sungai agar tetap waspada. Meski debit air sudah mulai surut, dirinya tetap mengimbau kepada warga di kawasan perbukitan agar mencari tempat aman jika terjadi hujan lebat.

"Warga yang berada di aliran sungai untuk tetap waspada, dan warga dikawasan perbukitan cari tempat yang aman jika terjadi hujan lebat. Tetap Jaga kesehatan, semangat, sabar, kuat, dan semoga bisa beraktifitas kembali seperti sedia kala," Tutup Amico.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00