Bakti Terbaik Pengurus Masjid Al-Muhajirin, Hasilkan Predikat Masjid YAMP Terbaik Pertama Se Indonesia

RRI Banjarmasin : Sejak tahun 1998, Yayasan Anmal Bakti Muslim Pancasila (YAMP), yang waktu itu diketuai Presiden Suharto, membangun masjid-masjid di Indonesia. Masjid Muhammadiyah Al-Muhajirin jalan HKSN Banjarmasin, dibangun di tahun 2008.

Tahun 2019 ini, YAMP melakukan penilaian untuk 999 Masjid yang mereka bangun sejak tahun 1998 tersebut.

Penilaian dimulai bulan juli 2019 dan pengumuman pemenang dilakukan kamis tanggal 28 november 2019 di gedung Granadi Jakarta.

Dari 999 Masjid tersebut, hanya 130 yang mengembalikan kuisioner, yang kemudian diseleksi menjadi 105 Masjid, dan diseleksi lagi hingga muncul 30 Masjid.

Setelah itu, ditetapkan 10 Masjid untuk diverifikasi Tim Penilai, termasuk Masjid Al-Muhajirin jalan HKSN Banjarmasin, yang memudian ditetapkan masuk 8 besar untuk menerima pengumuman pemenangnya.

Saat berada di gedung Granadi, menurut Ketua Masjid Al-Muhajirin, Yuherli, dirinya harap-harap cemas akan keberhasilan Masjid yang dikelola timnya. Namun tidak disangka, ternyata Masjid Al-Muhajirin ditetapkan terbaik pertama dari 999 Masjid yang dibangun YAMP sejak tahun 1998 tersebut.

"Jadi kalau kami menyebutkan umpamanya ada kegiatan khitanan massal. Ada data pesertanya, ada fotonya, ada kliping korannya. Jadi lebih kuat untuk jadi penilaian. Yang lebih penting lagi, Masjid kami ini tetap mempertahankan arsitektur Masjid YAMP, tidak merubah bentuk. Yang kedua, masih tetap memelihara dengan baik prasasti pemeresmian Masjid yang ditandatangani oleh Pak Suharto, sebagai Yayasan yang membangun Masjid ini. Jadi orang banyak bertanya-tanya, kenapa tidak Masjid Hasanuddin yang juara? Kenapa tidak Al-Jihad? Jadi ini khusus penilaiannya khusus untuk Masjid YAMP yang dibanyunkan yang dibantu oleh YAMP," Yuherli mengungkapkan.

Kedepannya, setelah ditetapkan menjadi Masjid terbaik dari 999 Masjid YAMP, ada beberapa hal yang dilakukan.

"Jadi karena ini terpilih secara Nasional, otomatis jadi perhatian serius dari Yayasan Amal Bakti Muslim Pancasila (YAMP,red). Nanti mereka akan mengatur acara. Pertama membawa studi banding untuk masjid-masjid lain Jawa, Yang di Kalimantan. Yang kedua, kami dimotivasi untuk melakukan Paguyuban Masjid YAMP di Kalimantan Selatan ini. Jadi ada berapa Masjid YAMP yang ada di Kalimantan Selatan, nanti kita bentuk forumnya. Jdi otomatis kami juga berbenah. Bagaimana nanti menghadapi ada tamu yang datang. Ada orang studi banding dan sebagainya," Yuherli menambahkan.

Selain mendapatkan Trophy Fastabiqul Khairat 999, Yuherli juga menerima uang pembinaan 25 juta rupiah dan hibah 50 juta rupiah untuk memberdayakan masyarakat sekitar Masjid.(juns)   

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00