Seminar Nasional Untuk Bekal Sebagai Pendidik Di Era Revolusi Industri 4.0

RRI Banjarmasin :  Kegiatan Seminar Nasional hari ini senin (2/12) yang digelar Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Banjarmasin,  menghadirkan dua pembicara utama, yaitu Dr. Diplan,MPd., Dekan FKIP dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya, dan Ida Rusdiana,MPd., Lektor Prodi Bahasa Inggris S1, dari STKIP PGRI Banjarmasin.

Ketua Panpel Abdul Jebar, kepada RRI mengatakan, kegiatan itu diikuti 654 orang peserta, yang bertujuan memberikan gambaran bagaimana peran Pendidik menghadapi era digital 4.0. Selain itu, sebagai bekal awal untuk menghadapi era yang berbeda dari sebelumnya.

“Kami harapkan dengan kegiatan Seminar dua hari ini, cukup memberikan pembekalan kepada Mahasiswa kami, agar mereka itu mendapat gambaran bagaimana peran mereka nanti, khususnya sebagai Agen Perubahan, sebagai Pendidik nantinya. Karena sebagai lulusan LPTK, sebagai pendidik khususnya nanti menghadapi era revolusi digital nantinya atau era 4.. Sehingga dengan mengikuti seminar ini, paling tidak mereka diharapkan punya modal awal, punya bekal awal, untuk nanti menghadapi era yang tentu berbeda dengan era-era sebelumnya,“ Abdul Jebar menegaskan.

Untuk hari ini, selasa (3/12) Seminar Nasional dalam rangkaian Dies Natalis ke 34 STKIP PGRI Banjarmasin, menghadirkan Pembicara Utama Pakar Pendidikan dari Jakarta, Profesor Dr. Eko Indrajit, dan akan dihadiri 400 orang peserta.

Selain menghadirkan 3 Pembicara Utama, Seminar Nasional juga menhghadirkan Pemakalah Paralel sebanyak 20 orang, dari STKIP PGRI Banjarmasin dan kampus lainnya, serta Guru-guru dan Kepala-kepala Sekolah.  Salah satu Pemakalah Pendamping itu adalah Gunawan, Dosen STKIP PGRI Banjarmasin, Prodi Pendidikan Teknologi Informasi.

Sebagai Pemakalah Pendamping, Gunawan membawakan makalah dengan judul: Sistim Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Berprestasi. Judul itu dipetik dari artikel Divisi Antaran PT. Pos Indonesia, yang dapat diterapkan di Kampus, untuk kegiatan Pemilihan Mahasiswa Dapat Bea Siswa.

Pimpinan Perusahaan ataupun Manager atau Pengambil Keputusan bisa terbantu dengan sistem yang kami buat. Ya semacam aplikasi. Penerapannya bisa ke bidang lain. Misalnya di Kampus ada pemilihan Mahasiswa yang memperoleh Bea Siswa. Itu juga bisa dibuatkan Sistem Pendukung Keputusannya,”ungkap Gunawan. 

Peserta Seminar tidak saja dari Mahasiswa STKIP PGRI Banjarmasin, tetapi juga dari Universitas NU, Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, ULM dan STMIK.

Mereka semua mendapatkan seminar kit, berupa makalah utuh semua pembicara dan juga diberikan secara daring, yaitu dapat diunduh materi-materi seminar tersebut.(juns)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00