Penanganan Covid-19 Tanah Laut Dianggap Yang Terbaik

Humas Tala

KBRN Banjarmasin : Kinerja Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tala mendapat apresiasi dan pujian secara langsung Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) H. Abdul Haris Makkie, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel tersebut mengungkapkan bahwa langkah pencegahan dan penanganan yang diambil oleh GTPP Covid-19 Tala sebagai salah satu yang terbaik di Provinsi Kalsel.

"Penanganan Covid-19 di Kabupaten Tala adalah  yang terbaik, kami sangat mengapresiasi itu"ujarnya.

Ia pun menambahkan bahwa langkah langkah cepat Tala untuk melakukan tracing dan tracking secara besar-besaran dengan melakukan screening tes kepada para orang beresiko sudah sangat tepat dan patut dicontoh oleh daerah lain, Hal tersebut Abdul Haris sampaikan saat GTPP Covid-19 Provinsi Kalsel  melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tala pada Sabtu (13/6/2020).

Bupati Tala H. Sukamta selaku Ketua GTPP Covid-19 Kabupaten Tala bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tala menyambut kedatangan rombongan dari GTPP Covid-19 Provinsi Kalsel yang dipimpin langsung oleh Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Kalsel Abdul Harris Makie di Terminal Tanah Habang , Pelaihari. Dengan berjalan kaki, rombongan pun langsung melakukan monitoring di Terminal Tanah Habang, lalu menuju ke Pasar Tapandang Pelaihari, usai melakukan monitoring di dua tempat keramaian tersebut, rombongan bertolak menuju Fasilitas Layanan Khusus (Fasyansus) Covid-19 Tala di Eks Bangunan Rumah Sakit Umum Daerah Hadji Boejasin Pelaihari.

Kegiatan pun dilanjutkan ke Balairung Tuntung Pandang Pelaihari, dengan agenda kegiatan pemaparan dari Bupati Tala Sukamta mengenai percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Tala.

Sukamta menyampaikan bahwa sejak bulan April pihaknya sudah melakukan screening tes besar-besaran dengan menggunakan rapid tes dengan target 15.000 orang yang di rapid tes dan sampai sekarang sudah berjalan diatas 50 persen lebih yaitu diangka 8.000 orang lebih yang sudah di rapid tes. Ia menambahkan bahwa screening tes kepada sebanyak 15.000 orang tersebut sudah harus selesai pada bulan Juli nanti.

Orang nomor satu di Pemerintah Kabupaten Tala tersebut mengungkapkan bahwa ada sekitar 200 orang lebih yang reaktif Covid-19 melalui rapid tes, maupun orang terkonfirmasi Covid-19 yang dikarantina di Fasyansus Covid-19 Tala.  

"Yang terpenting screening diawal dulu kita sediakan alat rapid tes, kami tidak masalah PCR SWAB dimanapun lokasinya yang penting kecepatan keluar hasilnya, itu problem kita karena hasil PCR SWAB masih lambat sehingga kami sulit memutuskan apakah sseorang harus tetap dikarantina atau sudah boleh pulang dan melanjutkan karantina mandiri dirumah"tuturnya.

Pada kegiatan Monev GTPP Provinsi Kalsel ke Kabupaten Tala tersebut juga dilakukan penyerahan alat rapid tes sebanyak 950 buah kepada 19 Puskesmas se-Tala dan 100 buah untuk RSUD H. Boejasin, yang diserahkan oleh Ketua Harian GTPP Covid-19 Kalsel Abdul  Haris Makkie kepada Bupati Tala Sukamta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00