320 H Rawa di Desa Sumber Makmur Jadi Lahan Pertanian Produktif

KBRN Banjarmasin : Seluas 320 Hektar lahan rawa di Desa Sumber Makmur Kecamatan Takisung berhasil disulap menjadi lahan pertanian produktif, hal tersebut terwujud berkat program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani yang digagas oleh Presiden Joko Widodo melalui Kementerian Pertanian RI.Bupati Tanah Laut (Tala) H. Sukamta pun berkesempatan pada Selasa (03/12) secara langsung melakukan tanam perdana padi diatas lahan pertanian  Program Serasi tersebut dengan didampingi Direktur Pembiayaan  Kementan Indah Megawati, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel Syamsir Rahman, Dandim 1009 Pelaihari Letkol Inf Adi Yoga Susetyo , Ketua Komisi II DPRD Tala Edy Porwanto dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Tala Ahmad Mustahdi. 

Dalam laporannya Kadis Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Tala Ahmad Mustahdi mengatakan bahwa  tanam perdana padi di lahan Serasi ini adalah salah satu rangkaian menyambut hari jadi ke 54 Kabupaten Tala.  Ahmad Mustahdi mengungkapkan bahwa dulunya lahan tersebut adalah rawa yang luas dipenuhi tanaman bundung dan tidak produktif, "tidak bisa ditanami apapun, kalau musim hujan banjir dan musim kemarau bundungnya terbakar sehingga menjadi sumber asap. Tapi alhamdulillah sekarang sudah kita tanami padi" ujar Mustahdi.

Lebih lanjut ia menambahkan bahwa infrastruktur penunjang untuk lahan serasi tersebut sudah dibuatkan yang berupa, normalisasi saluran air, pembuatan pintu air dan pembangunan jalan usaha tani. "sedangkan untuk tanahnya sendiri sudah diolah sedemikian rupa sehingga bisa ditanami padi"jelasnya.

Kadis Tanaman Pangan, Perkebunan dan Hortikultura Tala Ahmad Mustahdi juga mengungkapkan bahwa total luasan lahan rawa di Kabupaten Tala yang mendapat bantuan program Serasi seluas 17.152 hektar.

Sementara itu Kadis TPH Kalsel Syamsir Rahman  mengaku sangat mengapresiasi capaian yang sudah dilakukan Kabupaten tala terkait Program Serasi yang mana menurutnya dari seluruh Kabupaten di Kalsel yang mengikuti program Serasi hanya Kabupaten Tala saja yang jumlah lahan pertaniannya konstan terus menaik berbeda dengan daerah lain yang terus menurun.

"Cuma Kabupaten Tala yang lahan pertaniannya konstan terus bertambah, karena Petani tala mau maju dan mau sejahtera. Namun satu pesan saya, jangan membuka lahan pertaniannya dengan acar dibakar" pesannya.

Bupati Tala H. Sukamta mengatakan bahwa penanaman padi perdana di lahan Serasi Desa Sumber Jaya, merupakan bukti nyata berhasilnya program yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi tersebut. "dulu lahan bundung semua rentan kebakaran dan banjir lagi, seperti Kata Pa Mustahdi tadi, tidak bisa dimanfaatkan sama sekali"ujarnya.

Sukamta pun mengatakan bahwa dengan adanya program Serasi ini, ada 200 milyar rupiah APBN yang mengalir ke Tala, namun Bupati Tala Sukamta mengungkapkan bahwa aliran dana tersebut akan dikelola langsung oleh para kelompok tani, "Bupati ga bakal korupsi, wong duite ora lewat aku kok (Bupati tidak akan korupsi, karena uangnya tidak lewat saya). Saya berpesan kepada para kelompk tani agar amanah dan saya juga minta Dinas terkait membimbing para kelompk tani dengan baik dalam pengelolaan dan laporan keuangan"imbuhnya.

Selain itu Bupati Tala Sukamta berpesan kepada para petani agar menggunakan lahan Serasi dengan baik dan bijak, salah satunya dengan tidak menjualnya, selain itu Sukamta juga ingin agar para petani dapat menggunakan lahan pertanian Serasi dengan optimal.

"Harus dioptimalkan ya harus bisa dua kali tanam dalam setahun, nanti kalau lagi jeda tidak tanam saya harap bisa digunakan untuk menanam tanaman hortikultura serta sayuran  seperti jagung, bayam, kangkung darat dan lainnya, karena pasarnya ada di kita. Jual saja didepan Bajuin Plaza disana pasarnya sampai ke Satui, Kapuas, Batulicin, Sampit bahkan Palangkaraya" kata Sukamta

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00