Surat Suara Pilgub di Banjarmasin Melebihi Daftar Pemilih.

Photo.Kpu-Kalsel.jpg

KBRN, Banjarmasin: Surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalsel 2020 untuk Kota Banjarmasin melebihi jumlah daftar pemilih. Setelah dilakukan proses pelipatan, penyortiran hingga perhitungan jumlah surat suara, maka diketahui jumlahnya lebih banyak dari yang dibutuhkan.

Daftar pemilih untuk Banjarmasin sendiri adalah 448.157, kemudian ditambah 2,5 persen cadangan per Tempat Pemungutan Suara (TPS) sehingga totalnya yang diperlukan adalah 459.963.

Kemudian pada berita acara serah terima surat suara, jumlah yang diserahkan tertera sebanyak 459.361 alias masih kurang dari jumlah yang diperlukan.

Namun setelah dilakukan proses pelipatan surat suara, penyortiran, hingga penghitungan, diketahui jumlah surat suaranya ternyata justru lebih banyak yakni 463.911, dengan rincian 461.491 surat suara yang baik dan 2420 dianggap rusak.

Dengan demikian maka jumlah surat suara datang sebanyak 463.911 dikurangi dengan jumlah kebutuhan yakni 458.361, maka ada 4550 surat suara yang lebih (surat suara yang baik dan rusak).

Selanjutnya setelah dilakukan penyortiran ini, maka jumlah surat suara yang baik sebanyak 461.491 dikurangi jumlah kebutuhan surat suara di Banjarmasin, yakni 459.963. Maka jumlah surat suara yang lebih dan dalam kondisi baik adalah sebanyak 1.528.

"Jadi jumlah surat suara yang lebih dan dalam kondisi baik untuk surat suara Pilgub Kalsel 2020 di Banjarmasin sebanyak 1.528 totalnya. Ini tentunya akan kami laporkan," ucap Sekretaris KPU Banjarmasin, Husni Thamrin.

Husni menambahkan, bahwa data tersebut masih akan dibawa ke sidang pleno oleh komisioner KPU Banjarmasin. Dalam pleno nanti surat suara yang dianggap rusak akan diperiksa kembali, sehingga  akan diperoleh kesimpulan apakah masih bisa digunakan atau tidak.

"Untuk data jumlah surat suara yang rusak ini baru berdasarkan hasil penyortiran. Nanti saat pleno akan diputuskan apakah surat suara yang ada itu rusak ringan, berat atau bahkan masih dianggap bisa digunakan," pungkasnya. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00