Bawaslu Kotabaru Gelar Rapid Test, Dua Pengawas TPS Reaktif

KBRN, Kotabaru : Menghadapi tahapan pemungutan suara, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Kotabaru menggelar rapid test massal untuk jajaran pengawas ad hoc Pilkada 2020.

Hasilnya ada dua orang Pengawas TPS yang reaktif, namun demikian mereka tak serta-merta diganti. 

"Mekanismenya mereka melakukan karantina mandiri dulu selama lima hari," ujar Ketua Bawaslu Kotabaru Mohamad Erfan, Senin (30/11/2020).

Setelah lima hari, rapid test akan kembali dilakukan. Jika hasilnya nonreaktif, maka mereka dapat melaksanakan tugas.

"Tapi kalau reaktif, akan diswab," kata Erfan.

Selanjutnya apabila dari hasil swab test ternyata positif Covid-19, maka proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terpaksa ditempuh.

"Waktu seleksi sudah disiapkan calon pengganti jika terjadi PAW," tambahnya. 

Sebelumnya rapid test massal digelar pada 26-28 November 2020 di puskesmas-puskesmas yang ada di Kotabaru. 

Rapid test diikuti 1.262 orang yang terdiri dari 168 orang Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwascam), 202 orang Pengawas Pemilihan Kelurahan/Desa (PPKD), dan 892 orang Pengawas TPS.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00