Ibnu Sina Pimpin FKTI Kalsel & Menyandang Dan IV Karate

Pelantikan Pengurus FKTI Kalsel

KBRN, Banjarmasin : Perhatian besar terhadap pembinaan cabang olahraga salah satunya karate, membuat Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, mendapat kepercayaan memimpin Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) Kalsel.

Ibnu Sina pun dikukuhkan dan dilantik sebagai Ketua Umum FKTI Korda Kalimantan Selatan oleh Ketua Umum FKTI Prof Zudan Arif Fakrulloh, di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin Sabtu malam. FKTI pun menganugerahkan sabuk hitam kehormatan DAN IV untuk Ibnu Sina atas dedikasinya membina olahraga karate di Banjarmasin, penghargaan serupa diberikan kepada Kadisdik Banjarmasin Totok Agus Daryanto dan Kadispora Kota Banjarmasin Taufik Rifani.

Ketua Umum FKTI Prof Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, sangat mengapresiasi Walikota Banjarmasin yang terus mendukung pembinaan olahraga karate.

Apalagi selama ini Banjarmasin termasuk gudang atlet karateka berprestasi dunia, karena itulah tidak salah jika FKTI Korda Kalsel dipimpin Ibnu Sina akan terus menorehkan prestasi dan melahirkan kembali Fauzan-Fauzan ( Juara Dunia Karate Tradisional  2017 ) dan Mustafa ( Juara Dunia Karate Tradisional 2013 ).

Prestasi yang terbaru adalah karateka Kalsel menyabet gelar Juara Umum Kejuaraan Nasional Virtual Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) 2020.

“Kalsel ini gudangnya atlet karate dunia, Tahun 2013  karateka Mustafa menjadi juara dunia disusul Fauzan juara dunia karate di tahun 2017. Tak hanya itu di tingkat nasional prestasinya bagus-bagus.Karena itulah dibawah pimpinan Ibnu Sina, Karateka Kalsel melahirkan kembali karateka dunia,” kata Zudan Arif Fakrulloh yang juga Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.

Sensei  Zudan menyampaikan harapannya kepada pengurus baru FKTI agar melaksanakan konsolidasi organisasi dan bergerak secara milenial menjadi sangat penting dalam membangun organisasi FKTI.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, menyatakan siap mengemban amanah besar yang harus diberikan kepada dirinya. Tentunya amanah besar menjadikan Kalsel terus berprestasi di cabang Karate. Terlebih julukan sebagai salah satu daerah penyumbang atlet berkelas internasional harus harus dijaga dan dikembangkan dengan baik melalui program pembinaan yang berkesinambungan.

Termasuk pembinaan terhadap bibit-bibit muda karate di bawah naungan Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) Kalsel.

    

“Ini merupakan amanah besar , karena Ketua Umum memberikan amanah bahwa Kalsel itu adalah gudangnya atlet-atlet FKTI yang berprestasi tingkat dunia.Oleh karena itu bibit-bibit unggul sejak usia dini itu menjadi perhatian kita.” Ujar Ibnu Sina didampingi Mustafa Ketua Harian FKTI Korda Kalsel.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00