Dua LSM Kalsel Pertanyakan Berbagai Kasus KKN

Istimewa

KBRN Banjarmasin : LSM Forpeban dan Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen kembali melakukan aksi unjuk rasa Selasa (7/7/2020) di kantor Kejaksaan Tinggi Kalsel guna mempertanyakan kelanjutan pelaporan perkara berbagai kasus dugaan korupsi di daerah ini.

Menurut Din Jaya selaku koordinator LSM Forpeban Kalsel menyatakan, saat ini masih terjadi adanya dugaan KKN yang dilakukan oleh beberapa oknum sehingga hal tersebut merugikan keuangan negara. seperti pembangunan sebuah gedung di jalan Kasturi Banjarbaru dengan nilai proyek mencapai 6,4 M, serta menginginkan kasus dugaan korupsi di RSUD Ulin terus di selidiki.

"Kami menduga masih banyak praktek KKN yang terjadi di Kalsel," kata Din Jaya.

Sementara itu Aliansyah koordinator LSM Kelompok Pemerhati Kinerja Aparatur Pemerintah dan Parlemen minta aparat penegak hukum mengawasi dana bantuan terkait Covid-19 sehubungan telah diberlakukannya PSBB di beberapa daerah belum lama tadi.

"Pihak kejaksaan harus waspada terhadap penyelewengan dana Covid-19," ungkap Aliansyah.

Sementara itu kasi penkum kejati kalsel Mahpujat SH mengatakan sangat berterima kasih ata kedatangan para LSM yang selalu peduli dengan pemberantasan KKN di daerah ini, dan berjanji akan menindak lanjuti laporan dari LSM tersebut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00