Kades Hambuku HSU Dituntut Hukuman 6 Tahun Penjara

KBRN Banjarmasin : Sidang dengan agenda tuntutan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin, dihadapan majelis hakim yang diketuai oleh Yusuf Pranowo, S.H., jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Hulu Sungai Utara, selain menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama enam tahun, ia juga didenda sebesar Rp.50 juta subsider 6 bulan kurungan penjara dan diharuskan membayar uang pengganti sebesar Rp.609 juta subside 6 bulan kurungan penjara.

Usai sidang, kuasa hukum terdakwa Murjani, S.H. mengatakan, fakta hukum didepan persidangan kalau terdakwa memang mengakui semua perbuatannya, namun sebagai penasehat hukum tentu ingin ada keringanan hukum dari majelis hakim kepada klien, dan berharap pasal 3 yang dijatuhkan nantinya oleh majelis hakim, pasal 2 Undang-Undang Tipikor seperti dalam tuntutan jaksa.

Yusran Fauzi selaku Kepala Desa Hambuku, didakwa telah memperkaya diri sendiri, dilakukan terdakwa dengan menarik semua kas desa melalui rekening kas desa, terdakwa juga telah melakukan pengeluaran dana desa untuk membiayai kegiatan-kegiatan yang tidak sesuai dengan laporan pertanggungjawaban realisasi anggaran APBDes Hambuku Pasar tahun anggaran 2018 sebesar Rp. 162juta lebih, juga terdapat saldo kas tunai oleh terdakwa sebesar Rp. 443juta yang pengunaannya tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh terdakwa. (Un/Nd)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00