Tilep Uang Tagihan Kredit, Pemuda Tapin Jalani Sidang Di Pengadilan Tipikor Banjarmasin

KBRN Banjarmasin : Bagi Ali Mahfus pemuda warga Desa Sawang Kabupaten Tapin yang dulu nya mempunyai pekerjaan sebagai bagian penagihan kredit pada Perusahaan Daerah PD. Badan Perkreditan Tapin Selatan mimpi berurusan dengan pengadilan tentunya tidak pernah terbayang, namun ketika ia melakukan penggelapan atas tagihan yang ditarik dari para peminjam maka ia harus duduk menjadi terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin.

Dihadapan majelis hakim yang dipimpin oleh Yusuf Pranowo SH, oleh jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Rantau ia didakwa telah melakukan perbuatan korupsi yang mengakibatkan kerugian keuangan negara Rp. 79.309.000,-.

Kuasa hukum terdakwa Murjani SH usai sidang mengatakan, bahwa dalam kasus ini kliennya telah dituduh melakukan perbuatan korupsi untuk memperkaya diri sendiri dan dalam kasus ini pihaknya tidak akan melakukan eksepsi atau nota keberatan atas dawkaan dari jaksa penuntut umum.

“Kami tidak akan melakukan eksepsi, siding selanjutnya akan mendengar keterangan dari para saksi,” ungkap Murjani SH di Banjarmasin, Senin (14/10/2019)

Dalam kasus ini jaksa penuntut umum hanya menuntut terdakwa dengan pasal 3 Undang Undang RI nomor 31 tahun 99 jo pasal Undang Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (Un)

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00