Puluhan Mesin Portable Pemadam Kebakaran Banjarmasin Dikerahkan Sedot Banjir

KBRN, Banjarmasin : Banjir di kota Banjarmasin hingga hari keenam kini masih belum juga surut.

Meski intensitas hujan sudah menurun, banjir diduga akibat tingginya volume air yang dikirim dari hulu menuju Kota Banjarmasin.

Upaya pun dilakukan untuk mengurangi banjir yang kini masih menggenani sejumlah pemukiman warga hingga sampai pinggang orang dewasa.

Yakni dengan melakukan penyedotan secara etafet dikawasan sungai veterean oleh sejumlah pemadam kebakaran, Selasa (19/1/2020).

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina yang memantau jalannya proses penyedotan mengatakan ada tiga titik yang dilakukan penyedotan.

Yakni di sungai Simpang Tiga Kuripan, sungai samping Tempekong dan terakhir di muara sungai Veteran di Siring bekantan

"Ini merupakan ikhtiar bersama agar genangan air di sejumlah titik, khususnya di Banjarmasin Timur surut," ujarnya.

Ibnu mengaku, seharusnya jika dalam keadaan normal Sungai Martapura sudah mengalami titik surut terendah.

Sementara masih dalamnya sungai Martapura dikatakan Ibnu karena masih tingginya volume air kiriman dari hulu.

"Seharusnya ini sudah surut di Sungai Martapura ini, tapi kita lihat sendiri masih dalam, jadi bisa dikatakan kiriman air dari hulu masih tinggi volumenya," ujar Ibnu.

Ibnu menambahkan, upaya penyedotan ini juga akan di evaluasi setelah dilakukan dan jika berhasil akan mengerahkan barisan pemadam kebakaran yang lebih besar lagi.

"Penyedotan ini kita coba dulu, teman teman akan bekerja sampai jam 2 siang karena saat itu air mulai pasang kembali," tandasnya.

Sementara proses penyedotan ini dikerahkan  30 unit mesin pemadam portable milik pemadam kebakaran swasta dan Balakar 654 Banjarmasin juga untuk dilapangan dibantu Kodim 1007/ Banjarmasin serta Kalsel Peduli.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00