Stunting dan Obesitas Masih Jadi PR Kalsel Saat Momentum Hari Gizi Nasional 2022,

Ketua TPPKK Kalsel

KBRN, Banjarmasin : Kasus Stunting dan Obesitas pada anak-anak di Kalimantan Selatan, masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan secepatnya.

Hal itu mencuat, saat puncak peringatan Hari Gizi Nasional ke 62 tahun 2022, di SMPN 1 Mandastana, Marabahan, Senin (24/1/1022).

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi ( Kalsel ) Hj Raudhatul Jannah mengatakan, berbagai upaya sudah dilakukan pihaknya hingga bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menekan Stunting dan Obesitas di Banua.

"Upaya itu, diantaranya diawali dengan komitmen bersama deklarasi loksado, revitalisasi Posyandu, dan  kader-kader posyandu dan PKK gencar melakukan edukasi," ujar Istri Gubernur Kalsel yang akrab disapa Acil Odah.

Acil Odah menyebut, masalah yang dihadapi sekarang dalam menekan angka kasus Stunting dan Obesitas, ialah soal ketersediaan Gizi.

"Momentum Hari Gizi Nasional 2022 ini Pemprov Kalsel sudah menggalang dana, namun yang penting  komitmen bersama semua pihak untuk membangun Gizi terbaik untuk anak di Kalsel," tegasnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Muslim menerangkan, secara nasional kasus Stunting dan Obesitas di Kalsel masih terbilang tinggi.

Namun secara progress setiap tahunnya kasus stunting dan obesitas terjadi penurunan yang cukup signifikan, meski belum memenuhi target nasional.

Sampai kini, Kalsel nampaknya harus bergerak ekstra agar masalah ini cepat terselesaikan guna melindungi anak - anak di Banua.

Sedangkan berdasarkan data riset Kesehatan  tahun 2021 Stunting di Banua masih diangka 33,08 persen dan obesitas sebesar 2,95 persen. Jumlah tersebut masih jauh dibawah target nasional yakni 24,4 persen.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar