Pendiri Rumah Sakit Sari Mulia Berpulang

Dr Soedarto

KBRN, Banjarmasin : Dunia kesehatan Kalimantan Selatan kembali berduka. Pendiri Rumah Sakit Sari Mulia, Dr Soedarto WW Sp. OG menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 82 tahun di RSUD Ulin Banjarmasin, Senin (19/2021) pukul 11.27 Wita.

Guru besar Universitas Sari Mulia ini meninggal dunia dalam perawatan Covid-19 di ruangan ICU Covid-19 RSUD Ulin Banjarmasin. Kepergiannya menambah daftar panjang jumlah kematian tenaga kesehatan di Banjarmasin yang berjuang melawan covid-19. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riadi, mengucapkan bela sungkawa atas meninggalnya dokter senior di Kalsel tersebut.

"Mewakili Dinas Kesehatan kota Banjarmasin, kami mengucapkan duka cita atas meninggalnya dokter senior," kata Machli saat ditemui di Balai Kota Banjarmasin. 

Machli menambahkan, Dr Soedarto diketahui memang mempunyai riwayat penyakit jantung. Baru-baru ini, beliau dinyatakan terkonfirmasi covid-19. Pihak rumah sakit pun telah mengerahkan segenap tenaga dalam upaya penanganan medisnya. 

"Pak Soedarto sebelumnya memang telah mengidap penyakit jantung yang serius dan sudah keluar masuk dirawat karena penyakit jantungnya. Baru-baru ini beliau juga terkonfirmasi covid-19," tambahnya.

Sementara itu Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalimantan Selatan, Dr H.M Rudiansyah M.kes menyatakan, Almarhum selaku anggota IDI Pihaknya selalu mendapat perhatian sejak diketahui terpapar covid-19.

Rudi menilai, hal yang dilakukan rumah sakit dalam merawat almarhum, sudah sesuai standar perawatan Covid-19. Namun, Tuhan sudah berkehendak, mediang telah tutup usia untuk selama-lamanya.

"Sudah sepekan ini almarhum dirawat karena covid-19. Upaya telah dilakukan, namun tuhan sudah berkehendak. Semoga almarhum khusnul khotimah," katanya saat di hubungi via aplikasi media sosial WhatsApp.

Kepergian almarhum jelas meninggalkan duka mendalam. Menurut Rudi, banyak kenangan baik bersama almarhum yang telah dianggapnya seperti orang tua sendiri.

"Mediang merupakan tokoh kesehatan yang inspiratif dan banyak hal yang baik untuk diteladani. Beliau orang baik, sudah kami anggap seperti orang tua sendiri. Saya sudah kenal sejak kecil dan pernah jadi karyawan di RS Sari Mulia," katanya.

Di lingkungan Universitas Sari Mulia sendiri, sosok almarhum adalah panutan yang sangat dihormati. Dosen Prodi Sarjana Manajemen, Universitas Sari Mulia, Maya Rezeki Angriani menilai almrhum adalah orang tua yang selalu memberikan inspirasi. Salah satu pesan almarhum yang selalu terngiang di benaknya adalah untuk terus berbuat baik, meski dalam kondisi sulit.

"Beliau pernah berpesan, selalu berbuat baik kepada semua orang apapun keadaannya. Kami sangat kehilangan sosok beliau, semoga almarhum khusnul khatimah," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00