Banjarmasin Siapkan Online Single Submission, Hadirkan Sejumlah Kemudahan

Muryanta

KBRN, Banjarmasin : Baru-baru ini, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, meminta seluruh pemerintah daerah mengunakan sistem Online Single Submission (OSS) dalam memberikan pelayanan publik. 

Menurutnya, OSS merupakan sistem pelayanan publik terintegrasi yang bertujuan untuk memudahkan para pelaku usaha untuk mengurus perizinan usahanya. 

Sistem OSS telah dirancang pemerintah pusat sejak tahun 2018 lalu, tujuannya untuk memangkas birokrasi dalam hal memberikan kemudahan dalam pelayanan perizinan usaha. 

Lantas, bagaimana dengan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin? Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Banjarmasin, Muryanta membeberkan bahwa pemko sudah siap untuk OSS. 

Alasannya, mengingat pihaknya sudah mulai menerapkannya pada tahun 2019. Menurut Muryanta, melalui OSS, kini pengajuan perizinan menjadi lebih mudah dan lebih sederhana. 

Di sisi lain, dengan pemko melaksanakan OSS, menurutnya pemerintah pusat di tahun 2020 lalu mengganjar Kota Banjarmasin dengan Dana Insentif Daerah (DID). 

"Pun demikian dengan tahun 2021. Kalau kita tidak melaksanakan OSS, Dana Alokasi Umum dan Dana Alokasi Khusus bisa dipotong oleh Pemerintah Pusat," bebernya. 

DID yang didapatkan pada tahun 2020 yakni sebanyak Rp51 miliar. Sedangangkan dintahun 2021, DID yang didapat menurutnya sebanyak Rp31 miliar. Mengapa bisa ada perbendaan ganjaran DID?.

Menurut Muryanta, lantaran tahun ini sudah banyak daerah yang memakai OSS. Lebih lanjut, untuk Kota Banjarmasin, Muryanta berjanji bakal mensosialisasikan lagi terkait penggunaan OSS. 

"Namun, lantaran masih terkendala pandemi, sosialisasi hanya bisa dilakukan secara daring nantinya," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00