Diet Kantong Plastik di Pasar Tradisional Belum Signifikan

KBRN, Banjarmasin : Pengurangan penggunaan kantong plastik di pasar-pasar tradisional di Kota Banjarmasin belum signifikan.

Saat ini ada 12 pasar tradisional yang dijadikan target diet kantong plastik oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah Kota Banjarmasin, diantaranya Pasar Teluk Dalam, Pasar Pekauman, Pasar Pelambuan, dan Pasar Cemara.

"Ada pengurangan penggunaan kantong plastik, tapi memang belum signifikan," ujar Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kota Banjarmasin Dwi Naniek, Senin (9/11/2020).

Kondisi itu disebabkan kesadaran masyarakat yang dinilai masih rendah terkait tujuan pengurangan penggunaan kantong plastik.

Di sisi lain, kebijakan diet kantong plastik di pasar tradisional belum sampai pada tahap pelarangan seperti yang diterapkan di swalayan.

Sementara potensi sampah yang dihasilkan dari penggunaan kantong plastik di pasar tradisional sangat besar.

"Satu ibu-ibu itu kalau ke pasar rata-rata membawa pulang sepuluh kantong plastik setiap hari," ungkap Naniek.

Sosialisasi pun terus dilakukan kepada pedagang dan pengunjung serta masyarakat di lingkungan sekitar pasar agar mendukung perang melawan sampah plastik.

Tak hanya itu, pihaknya juga membagi-bagikan bakul purun sebagai pengganti kantong plastik. Bakul purun merupakan tas dari anyaman tanaman purun khas Banjar. Sedikitnya 10 ribu buah bakul telah dibagikan secara bertahap.

"Tapi rata-rata masyarakat yang sudah dikasih bakul, pas belanja tidak dibawa bakulnya," keluh Naniek.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00