Desa Langadai Miliki Wisata Hutan Mangrove

(Tri Sutrisno)

KBRN Banjarmasin : Kabupaten Kotabaru yang merupakan Kabupaten terluas di Kalimantan Selatan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kotabaru,Said Ahmad mengatakan, sangat mendukung penuh Kegiatan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, temasuk menerapkan Program Kampung Iklim di Kabupaten Kotabaru.

“Kita sangat apresiasi terhadap masyarakat yang pro aktif menjaga lingkungan seperti keberadaan Desa Langadai yang turut menerapkan Program Kampung Iklim," ucap Said Ahmad  Kamis (10/9/2020).

Dengan adanya hutan yang mencapai 60 persen,tambah Ahmad, sangalah mendukung untuk mengendalikan dampak buruk perubahan iklim.

"Kita didukung dengan adanya hutan yang mencapai 60 persen sehingga tetap mengirimkan kesejukan meski berada diwilayah di pantai," ungkapnya.

Sekretaris daerah itu juga menyebutkan masyarakat Desa Langadai tetap eksis mempertahankan hutan mangrove yang berguna untuk mencegah abrasi atau pengikisan bibir pantai.

"Khusus Desa Langadai mereka komitmen terhadap lingkungan, dengan  inisiasi desa, mereka bekerjasama perusahaan yang ada disekitar desa Langadai dengan menggunakan CSR, mereka mengembangkan hutan mangrove, penanaman pohon aren dan tanaman lainnya yang termasuk tanaman untuk kebutuhan penduduk lokal," papar Ahmad.

Keberadaan Desa Langadai sudah ada sejak tahun 1870 atau kurang lebih 150 tahun silam termasuk keberadaan hutan mangrovenya, dan sejak 1955 desa yang juga banyak membudidayakan lebah madu kelulut  ini,  terdata secara administrasi.

Desa yang berpenduduk sekitar 2000 jiwa ini, awalnya sebagian besar mata pencaharian penduduk setempat 70 persen adalah nelayan namun keberadaannya sekarang hanya tersisa 10 persen,setelah berdirinya perusahaan disekitar desa itu.

Sejak tahun 2001 mereka sebagian penduduknya beralih dari nekayan ke budidaya perikanan.

Di desa ini juga banyak terdapat pohon enau sehingga warganya juga banyak yang membuat gula aren.

Mayoritas penduduk Suku Banjar 80 persen sisanya suku Jawa dan Bugis

Mereka tetap mempertahankan hutan mangrove yang berfungsi untuk menjaga abrasi dari laut, mereka juga mengembangkan hutan mangrove ini menjadi wisata desa.

PLT Kepala Desa Langadai,Tri Sutrisno mengatakan, akan mengembalikan desanya menjadi desa wisata hutan mangrove.

"Kedepan rencananya  akan membuat wisata hutan mangrove, pemancingan ikan, wisata sepeda wisata susur sungai dan membangun menara pandang," kata Tri Sutrisno.(FZ)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00