Sapi Di Rapid Test, Itu Hoax !!!

Pemeriksaan Hewan Kurban. Di RPH Basirih.

KBRN, Banjarmasin : Jelang peringatan Idul Adha 1441 Hijriah ditengah kondisi pandemi covid-19, ada saja muncul isu virus corona juga bisa menjangkit pada hewan kurban.

Menyikapi kabar tersebut, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin memastikan informasi itu adalah Hoax atau berita bohong,  melalui medik veteriner, drh Anang Dwijatmiko menyebut bahwa sapi aman dari virus Corona.

"Jadi, tak perlu sampai ada rapid test untuk sapi. Justru diwaspadai adalah saat interaksi pedagang dan pembeli. Untuk menerapkan protokol kesehatan," katanya. Kamis (9/7/2020).

Namun demikian Anang menerangkan beberapa penyakit hewan yang harus diwaspadai seperti antraks, tuberkolosis, kemudian infeksi cacing pita dan cacing hati.

"Saat ini belum ada temuan penyakit-penyakit itu di Banjarmasin ,saat ini boleh dikatakan aman, tapi tetap harus waspada," terangnya.

Bagi warga dalam memilih hewan untuk ibadah kurban tentunya drh Anang juga memberikan tips secara umum agar bisa dilihat dari kondisi fisik.

"Pertama berdiri dengan kokoh, memiliki mata yang cerah, bulunya mengkilap, kemudian cek bagian telinga dan alat kelamin, serta tidak ada cacat," jelasnya.

Sementara Kepala Bidang Peternakan DKP3 Banjarmasin, Anwar Ziyadi memprediksi permintaan hewan kurban di Banjarmasin tidak akan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

"Kalau Sapi masih dibutuhkan lebih 2.000 ekor, sedangkan untuk kambing dibutuhkan 1.500 ekor lebih. Untuk pasokan lokal  dari Marabahan, Pelaihari dan Kabupaten Banjar  dan mendatangkan dari Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Timur," bebernya.

Seluruh hewan kurban, kata Anwar akan tiba paling lambat sepekan jelang Idul Adha, serta langsung diperiksa tim kesehatan hewan.

"Ada tiga kali pemeriksaan. Pertama di daerah asal sebelum hewan dikirim. Kemudian tiba di Banjarmasin. Terakhir di tempat-tempat penampungan hewan," ujarnya.

Sementara untuk harga jual hewan kurban juga diakui tidak berpengaruh terhadap kondisi pandemi covid-19, yakni dengan kisaran untuk satu ekor sapi dibanderol Rp14 juta. Sedangkan kambing berkisar Rp2,5 juta.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00