Digarap Tahun Depan, Jembatan Pramuka-Sungai Gampa Bernilai Rp175 M

Istimewa

KBRN, Banjarmasin: Jembatan penghubung Jalan Pramuka, Sungai Lulut Banjarmasin ke Sungai Gampa, Rantau Badauh, Barito Kuala (Batola) menjadi megaproyek yang ingin direalisasikan Pemkot Banjarmasin. Jembatan ini direncanakan akan membelah Sungai Martapura.

Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Chandra mengatakan, secara konstruksi Jembatan Pramuka-Sungai Gampa memiliki bentang utama 120 meter plus oprit sisi Pramuka seluas seluas 50×80 meter dan oprit sisi Sungai Gampa 50×80 meter,

“Untuk pagu anggarannya ditaksir mencapai Rp 175 miliar. Saat ini, sudah ada studi kelayakan dan detailed engineering design (DED) atau perencanaan rinci dan lengkap, gambar dan spesikasinya telah terlaksana pada 2021 lalu. Tahun ini, direncanakan untuk pembebasan lahan dan dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal),” kata Chandra.

Ketika sudah ada pembebasan lahan dan dokumen Amdal, Chandra mengatakan tahun 2023 dilanjutkan dengan rencana fisik Jembatan Pramuka-Sungai Gampa. 

“Sedangkan, untuk rencana jalan sepanjang 3,8 kilometer dengan lebar pembebasan lahan 50 meter. Sementara untuk ruang manfaat jalan seperti jalan, trotoar dan drainase selebar 30 centimeter,” ungkap Chandra.

Mengenai rencana besar infrastruktur itu, Chandra menyebut telah diekspse dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalsel, Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, Dinas PUPR Provinsi Kalsel dan Dinas PUPR Batola.

“Untuk sumber pembiayaan nantinya akan dialokasikan usai lahan yang dibebaskan sudah clear dan clean pada 2022 ini, termasuk dokumen amdalnya,” tutur Chandra.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar