Pemkab Tabalong Terima 4 Unit Emergency Ventilator dari PT Adaro

Istimewa

KBRN, Tanjung : Komitmen dan kepedulian PT Adaro Indonesia dalam mendukung program bidang kesehatan terus dilakukan, kali ini PT. Adaro Indonesia kembali memberikan bantuan berupa alat kesehatan 4 Unit Emergency Ventilator.

Bantuan tersebut diperuntukan bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H Badaruddin Kasim, dan RSUD Usman Dundrung (Covid Center) di Kabupaten Tabalong.

Penyerahan bantuan 4 Unit Emergency Ventilator diserah terimakan PT.Adaro Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong, Senin (2/8/2021) di Lobby Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Tabalong, Jalan Pangeran Antasari Tanjung.

Mewakili management PT.Adaro Indonesia, CSR Program Supervisor, Lalu Nova Setiawan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong yang langsung diterimakan oleh Bupati, H Anang Syakfiani.

CSR Program Supervisor PT.Adaro Indonesia, Lalu Nova Setiawan dalam sambutannya mengatakan, penyerahan bantuan berupa 4 Unit Emergency Ventilator ini adalah untuk Rumah Sakit RSUD Badaruddin Kasim dan RSUD H Usman Dundrung masing-masing dua unit.

“Bantuan ini tentunya adalah bentuk dari kometmen kami PT.Adaro Indonesia dalam mensupport, dan mendukung Pemerintah Kabupaten Tabalong didalam penanganan Covid-19. Apalagi pada saat ini ditengah-tengah angka yang agak naik warga Tabalong terpapar Covid-19, oleh karenanya kami sangat berkomitmen mendukung itu,” ujarnya.

Pihaknya juga berharap dengan bantuan ini mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Tabalong.

Sementara Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani dalam sambutannya mengatakan, bantuan 4 Unit Emergency Ventilator dari PT.Adaro Indonesia.

“Tentu peralatan ini sangat bermanfaat terlebih-lebih saat ini jumlah pasien positif yang dirawat di Rumah Sakit H Badaruddin Kasim dan rumah sakit Usman Dundrung yang terbilang banyak, belum lagi yang isolasi mandiri,” ujarnya.

Bupati H Anang Syakhfiani meminta perhatian kepada pihak swasta termasuk PT.Adaro Indonesia dan mitra kerjanya supaya bisa memberikan bantuan oxygen portable untuk persediaan, sekalipun persediaan oxygen di Tabalong relatif aman untuk waktu yang akan datang.

“Mudah-mudahan sejalan dengan PPKM level 3 yang kita jalankan dan pada tanggal 08 Agustus 2021 nanti sudah mengalami penurunan, sehingga kita di Tabalong bisa kembali landai,” harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00