Polresta Banjarmasin Bongkar Peredaran Ribuan Butir Pil Ekstasi
- 15 Agt 2026 11:54 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Jajaran Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Barat berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika dalam jumlah besar. Sebanyak 5.179 butir pil ekstasi berlogo Singapura dengan berat 2.019,81 gram berhasil disita petugas.
Pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba tersebut dilakukan di kawasan Jalan Ukhuwah Islamiyah Kelurahan Kuin Cerucuk pada Jumat, 7 Agustus 2026 lalu. Dalam operasi itu, polisi mengamankan tiga orang tersangka berinisial MK, M, dan Z.
Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Riza Muttaqin, menjelaskan kronologi pengungkapan kasus tersebut dalam konferensi pers pada Kamis, 13 Agustus 2026. Ia menyebut penangkapan berawal dari laporan warga terkait dugaan keterlibatan seseorang dalam jaringan narkotika.
“Petugas menindaklanjuti laporan masyarakat hingga berhasil mengamankan para pelaku. Tim juga menemukan ribuan ekstasi yang disembunyikan di bawah tumpukan pakaian,” katanya menjelaskan.
Selain menyita 5.179 butir pil ekstasi, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya di lokasi kejadian. Barang bukti tersebut meliputi dua kantong plastik bening, dua kantong kresek hitam, serta satu kemasan plastik silver bertuliskan "Fresh Roasted" berlakban cokelat.
Seluruh tersangka beserta total barang bukti kini sudah diamankan di Polsek Banjarmasin Barat untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut. Petugas masih terus melakukan pendalaman guna membongkar jaringan pemasok barang haram tersebut.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berlapis terkait tindak pidana peredaran dan kepemilikan narkotika Golongan I. Ketiganya terancam sanksi berat mulai dari pidana penjara minimal 6 tahun hingga hukuman mati.
Keberhasilan pengungkapan kasus jaringan peredaran narkoba ini turut mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Banjarmasin H.M. Yamin HR. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam memberantas narkoba.
"Meskipun di Banjarmasin sudah ada beberapa wilayah yang bebas dari narkoba, tapi nyatanya masih belum begitu masif. Sehingga tetap kami dari pemerintah daerah akan terus bersinergi untuk memberantas peredaran narkoba," ucapnya
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....