Pemancing Hilang di Perairan Sampanahan Kotabaru

  • 12 Feb 2026 09:25 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Seorang pemancing dilaporkan hilang setelah diduga terjatuh dari perahu di perairan Kecamatan Sampanahan, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin melalui Pos SAR Kotabaru langsung mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian, Rabu 11 Februari 2026.

Korban diketahui bernama Asralim Juni (68), warga Desa Gunung Batu Besar. Berdasarkan informasi yang diterima, korban berangkat melaut pada Selasa malam (10/2) sekitar pukul 19.00 WITA. Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kembali sesuai kebiasaan.

Upaya pencarian awal yang dilakukan pihak keluarga bersama warga setempat hanya menemukan perahu korban dalam kondisi kosong di koordinat 2°39'28.4"S 116°15'42.0"E. Hal ini memperkuat dugaan korban terjatuh ke laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator (SMC), I Putu Sudayana, mengatakan pihaknya segera merespons laporan tersebut. Dengan mengerahkan tim SAR gabungan ke lokasi kejadian. “

Satu tim rescue dari Pos SAR Kotabaru telah kami berangkatkan untuk melakukan pencarian di sekitar lokasi ditemukannya perahu korban. Pencarian difokuskan pada penyisiran perairan dengan melibatkan unsur terkait dan masyarakat setempat,” ujar I Putu Sudayana.

Tim SAR diberangkatkan pada pukul 13.00 WITA dan diperkirakan tiba di lokasi sekitar 15.30 WITA,. Setelah menempuh perjalanan darat sejauh kurang lebih 119 kilometer menuju titik kumpul operasi.

Dalam operasi ini, SAR menyiagakan sejumlah peralatan utama, di antaranya rescue car, rubber boat, peralatan water rescue, satu set alat selam, serta alat komunikasi. Kondisi cuaca saat pencarian dilaporkan cerah berawan, namun tetap memerlukan kewaspadaan mengingat karakteristik perairan setempat.

Operasi pencarian melibatkan unsur gabungan, yakni Pos SAR Kotabaru, BPBD Kabupaten Kotabaru, Polsek Sampanahan, Damkar Kotabaru, serta nelayan dan masyarakat setempat. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih dalam perjalanan menuju lokasi dan akan segera melakukan penyisiran perairan guna menemukan korban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....