Dituding LSM Tak Berizin, Manajemen D'Paragon Bantah Dan Nyatakan Itu Hoax

KBRN, Banjarmasin : Dituding LSM Forpeban tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta analisis dampak lingkungan (Amdal) Manajemen Guesthouse sekaligus indekos D’Paragon angkat bicara, Kamis (4/3/2021).

Awalnya tudingan tersebut beredar melalui surat pemberitahuan Forum Rakyat Peduli Bangsa & Negara (Forpeban) Kalsel per 25 Februari lalu.

“Kalau ada berita seperti itu di media, saya nyatakan tidak benar atau hoaks,” ujar Manajemen D’Paragon Manajemen Guesthouse & Kost Eksklusif D’Paragon Yucok Riandita.

Yucok menegaskan pihaknya sudah mengantongi legalitas berupa IMB dan Amdal bahkan Legalitas diperoleh sebelum dan sesudah, tempat usaha di Jalan Veteran tersebut beroperasional.

“ini legalitas kami, lihat saja, IMB nomor 503.536/IMB-BR-VII/BP2TPM/2015. Sedangkan Amdal nomor 660.2/002-SK/DLH/2018,"tegasnya.

Selain itu kata dia, pihaknya pun turut berkontribusi untuk memberikan pajak daerah dan membayarnya setiap bulan.

"Sekitar Rp 7 juta/bulan. Nomor NPWPD 2017.02.01.1487.4. Dengan legalitas, kami telah sesuai regulasi dan kontribusi tentang pendapatan asli daerah (PAD),” ucapnya.

Sementara atas tudingan ini Konsultan Hukum Guesthouse dan Kost Eksklusif D’Paragon Ilham Pujakesuma akan bertindak tegas mengambil langkah hukum baik itu pidana maupun perdata.

“Yang nantinya dapat menghambat bahkan merugikan kegiatan usaha pihak Guesthouse & Kost Eksklusif D’Paragon,” tuturnya.

Sementara sebelumnya, LSM Forpeban mendesak Pemkot Banjarmasin memeriksa dan menindak tegas, serta menertibkan bahkan menutup D’Paragon yang diduga tak memiliki IMB, dan izin Amdal.

“Mendesak pihak kejaksaan tinggi Kalimantan Selatan untuk menelisik dugaan pembiaran (KKN) dalam permasalahan perizinan menutup hotel & Kost-kostan D’Paragon,” ujar Koordinator Forpeban Kalsel, Din Jaya dalam surat penyampaian aspirasinya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00