Kades "Boy Band" Barokah Batulicin Oleh MA Dinyatakan Tidak Bersalah

(Hendra dan Ombun SH)

KBRN Banjarmasin : Hendra Jayadi kepala desa Barokah Tanah Bumbu yang non aktif akhirnya bisa bernafas lega setelah hakim dari Mahkamah Agung RI menolak kasasi dari jaksa penuntut umum JPU Kejari Tanah Bumbu dengan keluarnya petikan putusan MA, Hendra sendiri terjwrat dalam kasus dugaan gratifikasi sewaktu menjabat kepala desa.

Dalam petikan putusan MA Pasal 226 juncto Pasal 257 KUHAPNomor 1575 K/Pid.Sus/2020 berbunyi : memeriksa perkara tindak pidana korupsi pada tingkat kasasi yang dimohonkan olehPenuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Tanah Bumbu (Batu Licin), telah memutusperkara Terdakwa atas nama Hendra Jayadi, S.AP Kepala Desa Barokah, tidak bersalah, dan menolak permohonan kasasi dari pemohon kasasi dalam hal ini JPU dari Kejari Tanah Bumbu.

Kuasa hukum Hendra Jayadi yakni Ombun Suryono Sidauruk SH MH saat berada di PN Banjarmasin Rabu (16/9/2020) mengatakan sejak awal persidangam dirinya yakin kalo Hedra tidak bersalah.

"Selanjutnya kami mengambil putusan dan akan mengambil tindakan kepada Aiptu Waridi, Polres Batulicin yang telah menzalimi klien kita,"kata Ombun.

Selain itu pihaknya akan melakukan gugatan kepada pemerintah daerah, karena kliennya sudah banyak dirugikan, baik moral maupun moril.

Sementara Hendra Jayadi yang kerap berdandan necis mengatakan, sangat bersyukur kasus yang menjeratnya bisa selesai dan dirinya dinyatakan tidak bersalah."

Alhamdulillah semua menjadi jelas dan saya oleh MA dinyatakan tidak bersalah," tambah Hendra.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00