Penyeludupan Sabu 300 Kg Digagalkan Satgasus Merah Putih

Dok (RRI)

KBRN, Banjarmasin : Tim gabungan Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih dan jajaran Ditresnarkoba Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) membekuk empat anggota komplotan peredaran gelap narkoba antar negara.

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta mengatakan, pengungkapan kali ini pengembangan dari penangkapan pertengahan Maret 2020. Waktu itu, kata Nico, saat itu anggotanya menangkap pelaku yang memiliki sebanyak 208 Kg Sabu. 

"Kami kemudian melapor ke Kapolri dan Kabareskrim. Kemudian dibentuklah tim Satgasus Merah Putih untuk menindaklanjuti kelompok jaringan yang diduga dari Malaysia itu," ujar Nico saat jumpa pers di Mapolda Kalsel, Jumat (7/8/2020).

Ketika melakukan penyelidikan, pihaknya mendapat informasi pada tanggal 8 Juli 2020, jika akan ada barang masuk melalui Provinsi Kalimantan Utara.

"Setelah berkoordinasi dengan Polda Kaltara dan berhasil mengidentifikasi jika barang tersebut akan masuk pada tanggal 4 Agustus 2020," terangnya.

Selanjutnya Pada tanggal 4 Agustus 2020, kemudian polisi berhasil meringkus dua pelaku di Tanjung Selor, Kaltara, berinisial Ay dan N. 

"Tersangka mengaku jika barang itu akan masuk ke Banjarmasin," ujarnya.

Hingga pada akhirnya, polisi berhasil meringkus dua pelaku penjemput barang tersebut di Hotel Sienna Inn, Jalan Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, Kamis (6/8/2020) berinisal A dan R. 

"Saat di TKP, perhitungan sementara dari 10 karung diperkirakan 200 KG. Tapi setelah dihitung ulang di mako, ternyata jumlah sabu sebanyak 300 KG. Turut disita mobil yang digunakan pelaku dan uang Rp 5 Juta," beber Nico.

Jajarannya tidak akan berhenti sampai di sini. Pihaknya jua akan terus mendalami kasus ini sebab potensi penyelundupan narkoba dinilai masih cukup besar. 

Pengungkapan tim gabungan kepolisian ini, mendapat apresiasi dari Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dan berharap, kerja keras kepolisian ini bisa minimal meminalisir penyalahgunaan narkoba di Kalsel.

Selain itu, ia terus menghimbau masyarakat menghindari bahaya penyalahgunaan narkoba. 

"Ibarat pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga. Maksudnya, saat ini kita sedang terpuruk akibat Covid 19. Kemudian, akan lebih terpuruk lagi, bila terlibat atau menjadi korban penyalahgunaan narkoba," ujar Paman Birin sapaan akrab Gubernur Kalsel.

Karena itu Paman Birin mengajak semua kalangan untuk ikut memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. 

"Mari kita bersama bumihanguskan narkoba dari Bumi Antasari ini," kata Paman Birin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00