Ikan Koi jadi Program Unggulan Lapas Karang Intan Martapura

Istimewa

KBRN, Banjarmasin: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan Martapura berhasil membudidayakan ikan Koi pada kolam terbuka di area sarana asimilasi dan edukasi (SAE) yang dimiliki. Hal tersebut menjadikan budidaya ikan Koi, sebagai salah satu program unggulan pada kegiatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan.

Kalapas Narkotika Karang Intan, Wahyu Susetyo mengungkapkan, kegiatan pembudidayaan ikan Koi merupakan bagian dari kegiatan pembinaan kemandirian, dengan menggandeng instansi terkait sebagai instruktur pelatihan. 

“Budidaya ikan Koi sebenarnya baru pertama kali dilakukan, bekerjasama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Banjar. Karena baru pertama, sehingga menjadi hal baru, utamanya bagi warga binaan yang mengikuti pembinaan kemandirian perikanan. Meskipun baru pertama kali, ternyata alhamdulillah berhasil, anakan ikan Koi nya sekarang sudah besar-besar,” ujar Wahyu menuturkan, saat berada di SAE, Kamis (2/12/2021).

“Kegiatan ini dibidangi oleh Seksi Kegiatan Kerja, khusus nya subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, yang memang mereka konsen menyelenggarakan pembinaan kemandirian bagi warga binaan, sebenarnya di SAE sendiri tidak hanya budidaya ikan Koi, namun juga ada perikanan dengan metode bioflok, perkebunan media hydroponik, peternakan ayam dan banyak lagi,” lanjut Kalapas menambahkan.

Kalapas berharap, pembinaan yang diselenggarakan akan berdampak positif bagi kehidupan warga binaan saat selesai menjalani pembinaan di Lapas Narkotika Karang Intan nantinya.

“Harapannya, tentu warga binaan kita harus menjadi semakin produktif selama menjalani pembinaan di Lapas Narkotika Karang Intan, mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru, sehingga saat bebas nanti, mereka bisa lebih mandiri, lebih tangguh dalam menjalani kehidupan,” harap Kalapas.

Salah seorang warga binaan yang mengikuti kegiatan budidaya ikan Koi, Wawan mengaku senang bisa menjadi bagian dari program pembinaan budidaya ikan Koi yang diselenggarakan Lapas Narkotika Karang Intan.

“Senang bisa turut serta dalam program pembinaan ini, sekarang jadi tahu proses budidaya ikan Koi, mulai dari pemijahan hingga ikan Koi siap berada di kolam terbuka, hingga menentukan bahwa ikan Koi siap untu dijual,” tutup nya singkat.

Ribuan bibit ikan Koi hasil budidaya mandiri warga binaan Lapas Narkotika Karang Intan, yang saat ini berada di kolam terbuka area SAE, nantinya akan dijual ke masyarakat, keuntungan dari penjualan akan menjadi salah satu pemasukan PNBP bagi negara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar