Pencurian Kabel Telkom berdampak terhadap PDAM Bandarmasih

KBRN, Banjarmasin : Pencurian kabel telkom kembali terjadi . Kali ini di jalan KS Tubun gang Damai II RT 12, dan diduga terjadi pada malam hari. Dari empat titik yang ditemukan, dua diantaranya dipastikan pipa milik PDAM Bandarmasih mengalami kebocoran.

Supervisor Transmisi dan Distribusi (TRD) 2 PDAM Bandarmasih Abdurrahman mengatakan pencurian kabel ini cukup merugikan PDAM Bandarmasih, salah satu kerugian utamanya adalah kehilangan air, selain itu pelayanan menjadi terganggu di sekitar wilayah kejadian.

Kerugian tak hanya dialami PDAM, namun juga berdampak pada pelanggan, sekitar wilayah kejadian tidak bisa menikmati air seperti biasa, dikarenakan ada kebocoran pipa, bisa berdampak pada tekanan air yang menurun hingga mati total.

“Teman-teman tim penanggulangan kebocoran sedang menanggulangi air yang bocor, jalannya digali tanpa dikembalikan oleh oknum yang mencuri kabel ini,” ujar Abdurrahman, Jum'at (26/11/2021).

Abdurrahman juga menyebutkan pihak PDAM Bandarmasih telah bekerja sama dengan pihak kepolisian, ada tindakan hukumnya. Namun, ia menduga para oknum pencuri ini cukup cerdik dengan memantau kegiatan patroli yang dilakukan pihak berwajib.

“Saat patroli tidak ada mereka bergerak, jadi saat patroli dilakukan mereka sudah hilang semua,” jelasnya.

Warga di sekitar kejadian juga tidak cukup berani untuk menegur ketika melihat ada yang menggali pada malam hari. Abdurrahman juga memastikan telah berkomunikasi dengan warga, meminta apabila ada orang yang menggali tidak menggunakan atribut PDAM Bandarmasih, apalagi pada malam hari, maka warga bisa segera laporkan ke pihak yang berwajib.

Dia juga menjelaskan, saat ini ada kegiatan patroli dari TRD (Transmisi dan Distribusi) dan NRW (Non Revenue Water) untuk mencari titik bocor yang tidak terlihat di permukaan.

Supervisor Humas Nur Wakhid juga meminta kepada masyarakat apabila melihat ada oknum pencurian kabel, biasanya bisa diidentifikasi dengan tidak memakai atribut, untuk segera dilaporkan ke Call Center kepolisian di 110.

Apabila dari penggalian tersebut mengakibatkan kebocoran pipa, maka pelanggan bisa langsung melapor ke Call Center PDAM Bandarmasih di 05113252541.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar