Berkicau Tak Bijak dimedia Sosial, Ini Akibatnya

Foto : Istimewa Polres HST

KBRN, Banjarmasin : Akibat tak bijak bermedia sosial MY harus berurusan dengan pihak kepolisian.

MY sebagai pemilik akun Facebook dianggap mengumbar kebencian dengan mengomentari mengenai gugurnya Bripka M Mashudin dalam bertugas saat pengejaran DPO di Sungai Martapura.

Ia berkomentar pada salah satu grup di media sosial Facebook dengan akun Utuch Gerhana.

Kapolres HST AKBP Danang Widaryanto melalui Pa Paur Subag, Aipda M Husaini mengatakan pelaku dijemput di kediamannya di Desa Panggang Marak Kecamatan Labuan Amas Selatan (LAS), Minggu (11/4/2021).

“Anggota Polsek melakukan penjemputan terhadap yang bersangkutan untuk dimintai keterangannya,” ungkap Husaini.

Namun, masalah itu telah diselesaikan dengan pendekatan restorative justice. MY pun diminta membuat surat permohonan maaf dan pernyataan tidak mengulangi lagi.

“Yang bersangkutan juga menyampaikan permohonan maaf di media sosial dengan video,” terang Husaini.

Atas kejadian ini, Kapolres HST mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bijaksana dalam bermedia sosial.

Sementara, diketahui kicauan MY di Akun facebook atas nama Utuch Gerhana telah menulis ujaran kebencian.

“Aku katuju haja manusia yang kaya Buser tu matinya kaya itu. Ibaratnya di hadapan ku gin larutnya, kada ku hakun manulung. Pehatian Buser ni bilang bejat banar. Menyiksa manusia kaya manyipak binatang……” (Dalam bahasa Banjar).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00