Dicky dan Radina Terpilih Nanang dan Galuh HSU 2022

Nanang dan Galuh HSU 2022

KBRN, Amuntai : Usai melakukan serangkaian proses kegiatan yang begitu panjang, pemilihan Nanang dan Galuh tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tahun 2022 memasuki tahap akhir.

Dari puluhan peserta yang mendaftar hanya ada delapan pasang finalis yang berhasil memasuki tahap grand final.

Dicky Ilhami dan Radina Ananda dinobatkan menjadi Nanang dan Galuh tingkat Kabupaten Hulu Sungai Utara tahun 2022.

Dicky dan Radina, sebelum dinobatkan menjadi Nanang Galuh HSU tahun 2022, mereka menjalani proses karantina dengan berbagai kegiatan mulai dari tahap wawancara hingga unjuk kemampuan bakat.

Dari 8 pasang finalis Nanang dan Galuh yang lolos, hingga babak grand final, keduanya memperoleh nilai tertinggi dari akumulasi penilaian para dewan juri.

Penganugerahan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) HSU, pada malam Grand Final Nanang dan Galuh yang digelar di Aula Idham Chalid.

Dalam sambutannya, Kepala Disdikbud HSU, Jumadi mengatakan, pengetahuan tentang pendidikan dan kebudayaan menjadi satu kesatuan yang perlu ditanamkan pada generasi muda, hal itu bertujuan guna membangun generasi emas kedepannya.

"Peradaban itu dibangun menjadi dua yaitu, pendidikan dan kebudayaan, sehingga nantinya kita disebut sebagai manusia yang beradab. Kalau ada kata-kata beradab sudah pasti pintar, sudah pasti berbudaya," ucap Jumadi.

Dia juga berharap, peran serta dari Nanang dan Galuh terpilih bisa meningkatkan minat wisatawan lokal dan mancanegara tentang keingintahuan budaya di Hulu Sungai Utara.

Sedangkan Dicky Ilhami, ditemui usai penobatan Nanang dan Galuh HSU, mengaku senang dan bersyukur karena dirinya berhasil terpilih sebagai Nanang tingkat HSU.

Diketahui, Dicky yang saat ini bekerja sebaga petugas Lapas Amuntai tersebut, mengatakan sebelum mengikuti pemilihan Nanang dan Galuh ini, dirinya mempelajari tentang kebudayaan HSU.

"Harapan dari kami sebagai Nanang dan Galuh HSU bisa lebih melestarikan lagi kebudayaan Hulu Sungai Utara," harapnya.

Begitu pula dengan, Radina Ananda, mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat ini akan terus berjuang mempertahankan kelestarian kebudayaan yang ada di Hulu Sungai Utara.

"Banyak sekali kebudayaan di Hulu Sungai Utara yang masih awam orang ketahui, namun kami disini sebagai Nanang dan Galuh akan terus melestarikan kebudayaan tersebut sehingga kebudayaan tersebut tidak punah," pungkasnya.

Grand Final Pemilihan Nanang dan Galuh tersebut tampak, dihadiri unsur Forkopimda yakni, Ketua DPRD HSU, Kejari serta perwakilan Polres, Kodim 1001/Amt, Bank Kalsel dan SKPD dilingkup Pemerintah Kabupaten HSU.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar