STIE Indonesia Banjarmasin Waspadai Narkoba Masuk Kampus

STIE Indonesia Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin : Kampanye Pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Bersih tanpa Narkoba, perlu didukung oleh semua pihak. Termasuk lingkungan kampus.

Menurut Ketua STIE Indonesia Banjarmasin Dr. Yanuar Bachtiar, SE., M.Si, instusi pendidikan juga harus dilindungi dari bahaya narkoba tersebut. Yanuar mengakui, Mahasiswa memang sangat rentan terkena narkoba, karena usia mereka merupakan usia masa pencarian jati diri. 

“Setiap saat kita memasang spanduk, papan pemberitahuan yang berisi peringatan tentang bahaya narkoba. Untuk menyadarkan mereka sebagai Generasi Penerus Bangsa, yang memang harus menjauhi segala bentuk macam narkoba,” kata Yanuar.

Menurut Yanuar, biasanya pada awal Mahasiswa masuk Kampus STIE Indonesia, ada pembekalan khusus untuk memberikan pemahaman tentang Penyalahgunaan narkoba. Biasanya, pihaknya mengundang Badan Nakotika Nasional (BNN) untuk memberikan sosialisasi kepada Mahasiswa.

“Mudah-mudahan, ketika mereka (Mahasiswa) masuk dalam perkuliahan, paling tidak kita mencoba mengeleminasi segala bentuk kegiatan yang berkaitan dengan narkoba,” kata Yanuar.

Dikatakan, setiap kegiatan selalu disisipkan hal-hal yang berkaitan dengan kepbribadian perilaku Mahasiswa di dalam kampus dan disinggung juga mengenai bahaya narkoba.

"Kalau ada yang terindikasi masalah narkoba, kami akan menempuh jalur-jalur yang sudah ada ditetapkan oleh Pemerintah," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00