Usaha Lesu Akibat Pandemi Covid-19 dan Banjir, Pengusaha Sablon Minta Keringanan Pemerintah

Native Sablon

KBRN, Banjarmasin : Mewabahnya Virus Corona dan bencana banjir yang menyerang Banjarmasin akhir-akhir ini memberikan dampak besar bagi semua orang. Salah satu dampak yang berpengaruh cukup besar adalah dari segi ekonomi. 

Seperti yang dialami Halikinur (26), pemilik usaha Native Sablon itu mengakui pandemi dan musibah banjir sangat berpengaruh terhadap usaha sablon kaos yang dirintisnya. Jika sebelumnya ia bisa meraup keuntungan bersih sekitar Rp 3,5 juta sebelum pandemi, kini omset yang ia terima menurun drastis 70%. 

"Menurun drastis akibat pandemi. Apalagi ditambah musibah banjir di Banua, omset makin merosot," keluhnya kepada rri.co.id, Rabu (20/1/2021) sore.

Menurut pria yang akrab disapa Halik tersebut, sejatinya pemerintah mempunyai program yang sangat mendukung kehidupan Usaha Kecil Menengah (UKM) seperti dirinya, melalui program Wirausaha Baru (WUB). Namun, Halik menyayangkan ribetnya prosedur yang harus dipenuhi, sehingga sampai saat ini usahanya belum terdaftar untuk mendapat bantuan.

"Saya harap pemerintah bisa mengevaluasi program tersebut, sehingga kami tidak merasa kesulitan memenuhi syarat-syarat yang diminta. Imbasnya, usaha yg kami rintis ini bisa lebih berkembang," tandasnya. 

Native Sablon sendiri merupakan usaha yang dirintisnya sejak tahun 2019 lalu. Bersama sang sahabat, Ahmad Mujahid (25), Halik mencoba peruntungan dengan menyediakan jasa konveksi. 

"Awalnya karena ada alat sablon yang 'nganggur', daripada tidak terpakai, kami berdayakan saja. Apalagi himpitan ekonomi terus menuntut kami untuk kreatif mencari uang, tanpa harus meminta kepada orangtua. Alhamdulillah sampai sekarang masih berjalan, walaupun seadanya," kata Mujahid, rekan Halik.

Mujahid menambahkan, pihaknya menyediakan jasa sablon kaos satuan dan lusinan. Selain itu, Native Sablon juga menyediakan kaos yang siap disablon, dengan menyesuaikan permintaan pelanggan. 

"Untuk biaya sablon per kaos, biaya sablonnya kami patok harga 50 ribu. Kalau sepaket dengan kaosnya, 80 ribu. Tapi untuk lusinan, harga bisa lebih murah lagi," tambahnya. 

Jika berminat memiliki kaos dengan desain keren dan kekinian, anda bisa mendatangi gerai Native Sablon yang terletak di Jl Tanjung Raya IV no 20, Kelurahan Sungai Miai, Banjarmasin Utara. Atau bisa juga menghubungi via aplikasi media sosial WhatsApp +629691391842 dan Instagram @native_sablonkalimantan

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00