BEI Kalsel Gencarkan Sekolah Pasar Modal

Bursa Efek Indonesia Perwakilan Kalsel mengumumkan jumlah investor mengalami kenaikan 338 Single Investor Identification (SID), dari 11.790 pada bulan Desember 2019 menjadi 11.965 dibulan Januari 2020. Pada tahun ini BEI Kalsel menargetkan 6rb investor di 3 kota, yakni Banjarmasin, Banjarbaru, dan Martapura, Selasa (25/2/2020).

Kepala Kantor BEI Perwakilan Kalsel Yuniar mengatakan, agar target tersebut tercapai pihaknya gencarkan progam Sekolah Pasar Modal (SPM).

“Dari beberapa kegiatan kita, bahkan kegiatan inklusi 100% ada Sekolah Pasar Modal (SPM). Jadi ditahun ini kita gencarkan SPM, diperiode sebelumnya diselenggarakan hari sabtu, ditahun ini kita selenggarakan hari minggu sebanyak 8 kali. Untuk SPM non reguler yang mana kita kerjasama dengan pihak kampus, selain kita mendorong teman-teman sekuritas mengadakan sekolah pasar modal,” kata Yuniar.

Ia menambahkan yang paling berperan dalam investasi ini berasal dari kalangan karyawan swasta dan mahasiswa. Tak hanya itu, Yuniar juga memberitahukan ada 1 perusahaan yang akan melantai di BEI pada tahun 2020. Pihaknya juga mengincar 79 pengusaha lokal di Kalsel untuk membuat perusahaannya menjadi go public.

“Ada satu yang masuk dari Kalimantan Selatan dan itu rencananya mau melantai ditahun ini. Dan kita didaerah juga berkunjung ke beberapa perusahaan untuk berbagi hal tersebut seperti syaratnya bagamaina, dan juga ada workshop go public pertemuan yang mengundangnya dalam skala lebih besar,” tutur Niar.

Single Investor Identification (SID) atau SID adalah indentitas investor yang digunakan untuk melakukan aktivitas di Pasar Modal Indonesia dimulai dari transaksi hingga penyelesaiannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00