Didominasi Sektor Pertambangan, Pendapatan Negara Di Kalsel Menunjukkan Tren Positif

Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalsel, Sulaimansyah.

KBRN, Banjarmasin: Capaian pendapatan negara di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) sangat dipengaruhi fluktuasi kegiatan perekonomian regional. 

Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalsel, Sulaimansyah menyebutkan, sampai dengan 31 Mei 2022, kondisi perekonomian masih menunjukkan tren positif dengan didominasi sektor pertambangan.

“Pengaruh tingginya penerimaan negara yang berasal dari aktivitas sektor pertambangan pada masa semester dua 2021, ternyata berdampak pada penerimaan perpajakan pada Mei 2022,” kata Sulaimansyah, Banjarmasin, Rabu (6/7/2022).

Hal tersebut ditandai dengan kinerja pendapatan negara mencapai Rp6.969,98 miliar atau 65,62 persen dari target, tumbuh lebih tinggi sebesar 79,28 persen dibandingkan realisasi pada periode yang sama di 2021, atau meningkat sebesar Rp3.082,19 miliar.

“Realisasi penerimaan perpajakan hingga akhir Mei 2022 telah mencapai Rp6.033,64 miliar atau 66,10 persen dari target APBN 2022 sebesar Rp9.728 miliar. Realisasi penerimaan pajak tersebut tumbuh sebesar 94,54 persen,” ucap Sulaimansyah.

Sedangkan, realisasi penerimaan Kepabeanan dan Cukai, diakui Sulaimansyah telah mencapai Rp396,54 miliar hingga akhir Mei 2022.

“Angka tersebut telah melewati angka target dengan capaian 237,39 persen dari yang ditetapkan. Sementara itu realisasi pendapatan negara yang berasal dari PNBP di wilayah Kalsel mencapai nilai Rp540,11 miliar atau 60,48 persen dari target,” tambah Sulaimansyah.

Untuk pendapatan dan belanja daerah, dijelaskan Sulaimansyah, total penyerapan belanja APBD lingkup Kalsel sampai akhir Mei 2022 telah mencapai 26,72 persen atau Rp7.015,74 miliar dari total pagu Rp26.253,48 miliar.

“Sedangkan realisasi pendapatan mencapai 35,42 persen dari target sebesar Rp22.751,26 miliar yaitu sebesar Rp8.058,11 milliar. Perlu terus ditingkatkan percepatan realisasi belanja APBD untuk menstimulus pemulihan perekonomian Kalsel,” ujar Sulaimansyah. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar