Gandeng Dekranasda, Disnaker KUKM dan Perindustrian HSS gelar Diversifikasi

Istimewa

KBRN, Banjarmasin: Guna mengembangkan industri kreatif dan menciptakan produk baru kain sasirangan, Dinas Tenaga Kerja Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (Disnaker KUKM dan Perindustrian) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) gelar bimbingan teknis (Bintek) diversifikasi bagi Industri Kecil Menengah (IKM), Senin (25/10/2021).

Digelar di gedung pramuka, Bintek diversifikasi tersebut dibuka Ketua Dekranasda Kabupaten HSS, Hj Isnaniah Achmad Fikry didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten HSS Srie Astuti.

Kepala Disnaker KUKM dan Perindustrian Kabupaten HSS, Hendro Martono mengatakan, sasirangan merupakan salah satu produk kerajinan yang dihasilkan oleh IKM, dan hanya dipasarkan dalam bentuk kain. 

Oleh karena itu, dalam menunjang industri kreatif di Kabupaten HSS maka kain sasirangan diolah menjadi produk yang variatif, kreatif, inovatif dengan bekerja sama dengan Dekranasda Kabupaten menggelar bintek diversifikasi. 

"Diharapkan melalui bintek dapat mengembangkan industri kreatif di Kabupaten HSS, dan dapat menciptakan produk baru dari olahan kain sasirangan. Bintek juga untuk meningkatkan nilai tambah produk dan menimbulkan inovasi bagi IKM," ujar Hendro. 

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kabupaten HSS, Hj Isnaniah Achmad Fikry, berharap bintek diversifikasi kain sasirangan dapat memberikan manfaat yang optimal IKM di HSS. 

Menurutnya, bintek diversifikasi merupakan suatu keharusan bagi para pengusaha, dalam rangka meminimalisir resiko yang mungkin terjadi.

"Diversifikasi sebagai upaya menghasilkan produk dan jasa yang bervariasi penting dilakukan, karena usaha yang bergantung pada satu produk akan memiliki risiko lebih tinggi apabila produk tersebut gagal di pasaran," ujarnya. 

Untuk itu, kata dia, pengusaha perlu melakukan diversifikasi dengan menghasilkan produk atau jasa lainnya, agar perusahaan terhindar dari risiko yang mungkin terjadi.

Ia mengatakan, diversifikasi kain sasirangan yang dilaksanakan ini sangat bermanfaat bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan produk nya, khususnya di bidang usaha kain sasirangan.

Meskipun trend sasirangan sebagai kain khas daerah senantiasa stabil, tetapi resiko akan selalu ada, apalagi di tengah persaingan usaha saat ini, dimana media telah turut menentukan sukses nya produk di pasaran.

"Manfaatkan pelatihan ini sebagai sarana memperoleh pengetahuan dan keterampilan guna meningkatkan kualitas produk. Semoga kegiatan ini juga dapat mendukung upaya pemerintah mewujudkan Kabupaten HSS yang cerdas, inovatif, teknologis, dan agamis," ujarnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00