Pastikan Kestabilan Harga Pangan, Diskoperindag Batola Rutin Pantau Pasar

Istimewa

KBRN, Banjarmasin : Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melalui Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) terus mengamati harga kebutuhan pokok (bapok) di sejumlah Pasar Tradisional di Kota Marabahan. Pemantauan itu dilaksanakan setiap satu Minggu sekali. 

"Pemantauan tidak hanya di Pasar Tradisional, juga sesekali dilakukan di pasar modern, seperti Alfamart dan Indomaret," ungkap Kadis Koperindag Batola melalui Kabid Perdagangan, Surono, S.Sos.

Lebih lanjut, Surono mengungkapkan, tim monitoring Diskoperindag selalu rutin setiap hari Selasa melakukan pemantauan kebutuhan pokok masyarakat di sejumlah pasar. Apalagi menjelang hari-hari besar, seperti Hari Raya Idul Fitri, Idul Adha, jelang Ramadhan pemantauan bisa dilaksanakan setiap hari.

"Menjelang datangnya hari raya Idul Adha 1442 H tahun 2021 ini ada yang alami kenaikan sejumlah komoditas, namun masih dalam batas kewajaran. Akan tetapi ada juga sejumlah komoditas yang alami penurunan harga," ujarnya.

Surono menyebutkan satu persatu komoditas yang alami kenaikan hasil monitoring pada hari ini, yaitu minyak goreng merk sunco, kunci mas, daging ayam ras, cabe rawit lokal, bawang putih, dan bawang prei.

Selain itu, sejumlah ikan asin, seperti ikan asin telang, ikan sepat. Kemudian ikan segar juga sebagian mengalami kenaikan, yakni ikan papuyu, ikan haruan/gabus dan ikan tongkol.

Sedangkan komoditas yang alami penurunan, sebut pria penggemar batu akik itu adalah daging ayam kampung, telur ayam ras, cabe rawit tiung, wortel. Kemudian sejumlah ikan segar, yaitu ikan nila, ikan bawal dan ikan peda, atau untuk lebih detail ingin mengetahui silahkan buka link update harga sembako dengan mengklik sibapokting.com

"Sejumlah komoditas bapok kebutuhan masyarakat yang tidak saya sebutkan saat ini masih stabil sama seperti harga minggu lalu. Intinya monitoring harga kebutuhan pokok setiap satu minggu sekali. Tujuannya untuk menjaga stabilitas dan persediaan pangan," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00