Ketua YLKI Kalsel "Gunakanlah Kekuasaan Untuk Rakyat"

KBRN, Banjarmasin : Kebijakan Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin dan jajaran menutup lebih awal tempat usaha seperti Mall, hiburan dan tempat rekreasi dalam menangani Covid-19 dinilai kurang bijak.

Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia (YLKI) Kalimantan Selatan H Fauzan Ramon, menyatakan pihaknya sangat mendukung kebijakan dalam pengendalian Covid-19.

Seperti kebijakan larangan mudik, penutupan tempat hiburan serta usaha, namun harus memikirkan ekonomi masyarakat yang terdampak.

”Coba bandingkan kebijakan di Kota Balikpapan dan Kota Banjarmasin penutupan dimulai Tanggal 13 Mei sampai 16 Mei,” jelasnya, Selasa (11/5/2021).

Pasalnya kebijakan tersebut sangat merugikan baik itu pekerja hingga pelaku usaha. Sebab banyaknya laporan yang diterima pihaknya terkait komplain kebijakan tersebut.

"Jangan lah arogan, ambilah kebijakan yang baik dengan mempertimbangkan apa dampak yang akan dirasakan masyarakat," tegasnya.

Menurutnya, kebijakan penutupan tidak bisa disamakan dengan Kabupaten lain di Kalsel, sebab majunya sebuah daerah ditunjukan dari geliat sisi ekonominya.

"Tidak bisa dibandingkan kabupaten lain, Banjarbaru itu kota maju, jelas di momen lebaran ini akan terjadi perputaran uang dari masyarakat di Kota,"cetusnya.

Namun, Fauzan menginginkan sebelum diambilnya kebijakan tersebut harus didasari kesepakatan seperti dengan melakukan duduk bersama pihak terkait, baik itu Pemerintah, DPRD, para pengusaha dan lainnya.

"Jadi bijaklah sebagai pemimpin, gunakan kekuasaan untuk membuat masyarakat nyaman. Kan pemimpin daerah dipilih oleh rakyat," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00