Pemuda Pelaihari Bentuk Komunitas Sarekat Sejarah Tanah Laut

Istimewa

KBRN, Pleihari : Minimnya pengetahuan sejarah lokal dan kurangnya catatan sejarah yang ada di tanah laut, pemuda pemerhati sejarah membentuk Komunitas Sarekat Sejarah Tanah Laut di Aula Dispusip Pelaihari.

Salah satu inisiator dan ketua Sarekat Sejarah Tanah Laut Hanapiyanoor Tajali atau yang sering di sapa Jali ini mengatakan, pembentukkan ini didasari oleh masih kurangnya pengetahuan sejarah lokal untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Tanah Laut  agar terjaga dan sadar akan pentingnya sejarah.

“kebanyakan pemuda pemudi saat ini tidak tahu dengan sejarah  lokal yang ada di Tanah Laut, salah satunya sejarah pahlawan Haji Boejasin yang berasal dari Kabupaten Tanah Laut yang memperjuangkan kemerdakaan Indonesia,”ujarnya.

Pembentukkan komunitas sarekat sejarah yang didukung dan dibawahi Dinas Perpustakaan dan Kearsifan Daerah ( Dispusip) Tanah Laut  bersama kedelapan pemuda lainnya nantinya akan mengangkat Sejarah Lokal kabupaten Tanah Laut melalui beberapa media baik itu melalui tulisan di artikel majalah perpustakaan dan maupun melalui siaran rutin bulanan di Radio Tuntung Pandang 102,3 Mhz hingga mendatang kan para ahli sejarah senior dari universitas lambung Mangkurat sebagai narasumber untuk melakukan pembuatan artikel sejarah.

“Mulai minggu besok kita sudah mulai siaran di radio kita akan kupas sejarah tentang Alexander Hare Raja Putih di Maluka Kabupaten Tanah Laut,” ujar Guru sejarah di MAN Tala ini.

Lanjut jali,  dengan adanya komunitas Sarekat Sejarah ini bisa menjadi wadah  saling sharing tentang sejarah yang ada di Tanah laut. Ia berharap kedepannya pemuda pemudi yang ada di Tanah Laut bisa lebih mengetahui sejarah karna peranan sejarah sangat strategis dalam pembangunan bangsa khususnya kabupaten Tanah Laut.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00