Lagi, Stick Cone A Yani Dikeluhkan Warga

KBRN, Banjarmasin: Jajaran tongkat elastis atau Stick Cone menjadi pemandangan umum yang menghiasi sepanjang Jalan Achmad Yani Km 2 hingga Km 5, Banjarmasin. Jajaran tongkat tersebut berfungsi sebagai lajur pengguna jalan yang menerangkan jalur untuk pengendara sepeda, sepeda motor, dan mobil.

Setelah kurang lebih dua pekan difungsikan, kehadiran Stuck Cone itu justru dikeluhkan warga, lantaran banyaknya pengguna jalan yang seringkali tertabrak. 

"Hendaknya tidak perlu lagi dipasang. Justru bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan. Apalagi sudah ada beberapa kejadian orang tertabrak," kata warga Banjar Indah, Rezky Indra Putera.

Meski kerap menuai kritik, Pemerintah Kota Banjarmasin meyakini pemasangan stick cone tersebut dapat memberi dampak positif bagi pengguna jalan, sekaligus menjadi wahana edukasi ke masyarakat soal fungsi lajur pengguna jalan. 

"Pengguna jalan tidak cuma motor dan mobil. Pesepeda juga harus diprioritaskan. Sejauh ini banyak pengguna jalan seperti mobil dan motor yang belum memahami aturan soal lajur ini. Pemasangan ini semata-mata ingin membuat nyaman dan tertib lalu lintas jalan. Jika pesepeda motor dan mobil disiplin dengan lajurnya, stick cone tersebut tak bakal tertabrak," kata Kepala Seksi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Febpry Graha.

Disinggung mengenai warga yang masih belum menerima pemasangan tersebut, Febpry menyebut itu hanya soal kebiasaan. Ia pun menyebut masyarakat butuh waktu melakukan penyesuaian.

"Intinya kami sudah menyediakan lima lajur pengguna jalan. Semua fasilitas sudah disediakan," pungkasnya. (*)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00