Tiga Proyek Jembatan Tak Ber-IMB, PUPR Banjarmasin Akui Lalai

KBRN, Banjarmasin : Polemik sejumlah proyek infrastruktur yang tak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) akhirnya diakui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin akibat kelalaian.

"Mungkin terlupa memprosesnya karena tidak hanya satu kegiatan saja. Tapi tidak ada unsur kesengajaan dan tidak ada manusia yang sempurna. Terserahlah kawan-kawan mengatakan ini kelalaian," ucap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Windiasti Kartika, Selasa (27/10/2020).

Sebelumnya pihaknya bersikeras bahwa belum dikantonginya IMB pada tiga proyek jembatan yang sedang berjalan hanya karena terlambat dalam proses perizinannya. Tiga proyek itu yakni Jembatan Gantung Pulau Bromo di Kelurahan Mantuil, Jembatan HKSN, dan Jembatan Kelayan IV.

Menurut Windiasti, keterlambatan proses perizinan itu disebabkan adanya syarat yang belum terpenuhi, karena belum mengetahui, serta tidak mendapatkan informasi dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banjarmasin.

Selain IMB, ternyata masih ada persoalan lain dalam proyek tiga jembatan itu, yakni tidak adanya Analisis Mengenai Dampak Lalu Lintas (Amdalalin).

Terkait itu, Windiasti berdalih bahwa proyek yang dikerjakan ini demi kepentingan masyarakat dan membandingkannya dengan pihak swasta yang berorientasi kepentingan investor.

"Tolong dicamkan kami lakukan ini untuk kepentingan masyarakat," tegasnya. (DIM)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00