Ketua DPD Pekat IB Kota Banjarmasin : Para Demo Omnibuslaw Jangan Sampai Terulang Tragedi 23 Mei 1997

KBRN, Banjarmasin : Aksi unjuk aspirasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) atau Omnibus Law yang dilaksanakan para mahasiswa se-Kalsel berlangsung kondusif. 

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) Kota Banjarmasin, H. Suriansyah saat jumpa pers mengatakan, sangat mengapresiasi atas kinerja para aparat TNI serta Polri dengan sikap persuasif dan humanis yang sejuk sehingga tercipta rasa aman dan nyaman. 

Selain itu juga, H.Suriansyah mengapresiasi atas aspirasi demo yang disampaikan para mahasiswa tersebut secara santun dan tidak anarkis.

"Terpenting aksi unjuk rasa para mahasiswa ini damai dan tidak terprovokasi oleh pihak lain, "katanya, Selasa (20/10/2020).

Kendati demikian, aksi massa yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalimantan Selatan sangat disayangkan oleh ketua DPW dan DPD Pekat IB  karena ditengah kondisi pandemi yang belum berakhir, para mahasiswa tidak perduli protokol kesehatan dengan menjaga jarak, bahkan ada yang melepas masker saat ikut aksi turun kejalan.

Untuk itu ia meminta aksi lanjutan yang akan digelar, diharapkan agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban, mengutamakan protokol kesehatan, serta dihimbau seluruh buruh dan mahasiswa agar jangan mudah terprovokasi dengan oknum yang tidak bertanggung jawab, untuk memecah terjadinya kekisruhan dan anarkis yang sempat menjadi sejarah kota Banjarmasin pada 23 Mei silam.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00