Berstatus Adiwiyata, Tidak Jamin Sekolah Ramai Pendaftar

KBRN,Banjarmasin: Berstatus Adiwiyata ternyata tidak menjamin sekolah akan diminati oleh para siswa.

Tengok saja SMPN 28 Banjarmasin yang Berada di Gang Laila, Jalan Kelayan A, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Hingga hari terakhir PSBB, Sekolah ini hanya  memperoleh 51 calon siswa dari 128 kuota yang tersedia.

"Beginilah kondisinya dalam beberapa tahun terakhir. Padahal sekolah ini sangat bagus dengan fasilitas yang ada terutama dengan adanya kantin sehat,"ungkap Yuliati Astina Guru IPA SMP 28 Banjarmasin.

Selain itu menurutnya di sekolah ini juga telah melakukan terobosan dengan mengolah sungai dilingkungan mereka menjadi air bersih yang siap digunakan.

Namun yang menjadi masalah menurut Siti Ridayati pengajar lainnya adalah akses jalan yang sempit dan juga jembatan menuju sekolah yang belum diperbaiki.

"Kita juga bingung gak juga diperbaiki. Apalagi Walikota Banjarmasin belum sekalipun menengok sekolah ini,"kata Guru yang sudah mengabdi sejak 2005 lalu.

Akibat sedikitnya jumlah siswa juga berdampak dengan pindahnya sejumlah guru karena tak terpenuhinya jam mengajar disekolah. 

Selain SMP 28 ada 12 sekolah lainnya yang masih kekurangan siswa. Sebagai solusi Dinas Pendidikan Banjarmasin kini mempersilahkan sekolah - sekolah tersebut  untuk  membuka jalur offline hingga dimulainya tahun ajaran baru 13 Juli 2020.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00