FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Soal Reklamasi Puluhan Perusahaan Tambang, Begini Penjelasan DLH Kalsel

Kadis DLH Kalsel Hanifah Dwi Nirwana

KBRN, Banjarmasin : Dinas Lingkungan Hidup Kalimantan Selatan ( Kalsel ) buka suara soal atensi BPKP Kalsel terkait reklamasi puluhan perusahaan tambang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel Hanifah Dwi Nirwana mengatakan, bahwa pihaknya belum menerima surat yang di layangkan oleh BPKP Kalsel.

"Kami informasikan bahwa kami belum menerima surat dari BPKP," kata Hanifah di Banjarbaru, (18/1/2022).

Namun, Hanifah menegaskan tetap akan menindak lanjuti terkait rekomendasi BPKP sesuai dengan kewenangan DLH.

"Untuk tutupan lahan selama ini kami sudah sering melayangkan surat kepada SKPD sektoral, untuk progres revegetasi  dan reklamasi pasca tambang," tegasnya.

Dia menjelaskan, pihaknya mengemban tugas salah satunya tehadap kelestarian lingkungan hidup yang menjadi penilaiannya adalah indeks lingkungan hidup.

"Sehingga kewajiban pembinaan dan pengawasan terhadap reklamasi dan pasca tambang berada pada kementrian ESDM, tertuang pada Pasal 6 UU No 3 2020 tentang minerba dan Permen ESDM No 28 tahun 2018," jelasnya.

Kendati, Hanifah mengatakan DLH Kalsel tidak akan tinggal diam, karena pihaknya harus memastikan bahwa ketentuan itu dipedomani  perusahaan tambang termasuk pemenuhan tutupan lahan dari kegiatan reklamasi pasca tambang.

"Jadi kalau mau tau seberapa jauh sudah pelaksanaannya, silahkan saja berkomunikasi dengan sektoral dalam hal ini ESDM atapun Dishut. Yang jelas kami juga menerima dengan terbuka terkait atensi BPKP terkait tutupan lahan tersebut," pungkasnya.

Untuk diketahui Indeks Kualitas Lingkungan Hidup IKLH Provinsi Kalimantan Selatan meningkat dari 68,43 pada 2020 menjadi 71,06 pada 2021 atau pada posisi BAIK.

Hal itu tak lepas dari upaya Gubernur Kalsel Sahbirin Noor lewat gerakan penanaman pohon melalui program revolusi hijau.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar