DP3A Kalsel Perkuat Draf Pergub tentang Perlindungan Perempuan dan Anak

Giat DP3A

KBRN, Banjarbaru : Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Selatan, menyelenggarakan sosialisasi koordinasi dan kerjasama dalam penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak.  

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kalimantan Selatan, Hj. Husnul Hatimah, SH.,MH., mengatakan, acara ini  ingin mensosialisasikan dan menguatkan peran masing-masing anggota forum agar mereka mengetahui peran, tugas pokok dan fungsinya.

“Agar nanti pas saat terjadi masalah atau kasus-kasus, mereka sudah dapat mengetahui ditempatkan di posisi mana dan apa saja tugasnya. Apakah dalam pencegahan ataupun dalam penanganan ataupun dalam hal lain-lainnya,” ungkap Husnul, Rabu (1/12/2021).

Salah satu Pemateri Hj. Yurliani, SH., dari Yayasan Pecinta Kesadaran Hukum dan Keluarga, yang memberikan paparan tentang peran masyarakat dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak tindak pidana perdagangan orang.

Usai memberikan paparan menyatakan, penanganan perlindungan perempuan dan anak di Kalsel sudah cukup banyak Lembaga yang berpartisipasi, tidak hanya Dinas Pemerintah terkait. Saat ini sudah banyak Lembaga-Lembaga Masyarakat seperti organisasi sosial kemasyarakatan dan lembaga kemasyarakatan yang proaktif, peduli dan berempati untuk penanganan permasalahan perempuan dan anak. 

“Ini sangat membantu tugas dari utamanya Gubernur Kalsel, Pemerintah Kabupaten dan Kota, untuk menangani persoalan perempuan dan anak yang seperti gunung es, tidak mungkin hanya ditangani Dinas PPPA maupun Dinas Terkait lainnya,”

Dalam kegiatan ini, juga disampaikan Draft Peraturan Gubernur Kalsel Perlindungan Perempuan dan Anak, ber nomer 55 tahun 2021. Draf yang ditetapkan akhir November 2021.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar