Kadinkes Kalsel: Saat Ini, Kematian Akibat DBD di Kalsel 0

KBRN, Banjarmasin: Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kalimantan Selatan mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, HM. Muslim pada dialog Lintas Banjarmasin Pagi di RRI Banjarmasin, Senin (25/10/2021).

“Data pada tahun 2021 kasus DBD sekitar 237 namun tidak ada kematian. Jika dibandingkan dengan tahun 2020 sekitar 8.000 kasus, sedangkan yang meninggal sekitar 20. Kalau di Meski tidak ada kasus kematian DBD kita tetap waspada” ungkap Muslim.   

Menurut Muslim, menurunnya kasus DBD di Kalsel karena masyarakat sudah sadar akan pola hidup sehat.

Ia menuturkan, Kabupaten Banjar merupakan kasus DBD tertinggi se-Kalsel dengan jumlah mencapai 30 kasus, kemudian disusul Kabupaten Tanah Laut sekitar 25, dan di Tanah Bumbu 10, Banjarmasin 6, selanjutnya Banjarbaru 5, sisanya tidak terlaporkan di daerah tapin. 

Sementara itu, ketika ditanya oleh pendengar RRImengapa penyakit DBD rentan menjangkit anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa, Muslim menjelaskan karena faktor lingkungan.

“Jadi, rata-rata aktivitas anak-anak berada di sekolah atau di rumah yang lingkungannya berpotensi ada perindukan Aedes Aegypti,” tuturnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00