Masa Reses di Batola, Hasanuddin Murad Serap Aspirasi Warga

Istimewa

KBRN, Marabahan : Dalam rangka internalisasi secara intensif dengan konstituen, Anggota DPRD Provinsi Kalimatan Selatan H. Hasanuddin Murad, SH, melaksanakan Reses Masa Sidang III ke Kabupaten Barito Kuala (Batola), selama 8 (delapan) hari terhitung sejak tanggal 17 Oktober 2021 hingga 24 Oktober 2021 yang berpusat di 16 desa di 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Wanaraya, Anjir Pasar, Anjir Muara, dan Bakumpai.

Disela kegiatan reses di Kecamatan Anjir Pasar, mantan Bupati Batola 2 (dua) periode ini mengatakan, selain melakukan internalisasi dengan konstituen di daerah pemilihan (dapil) 3, reses ini tentunya juga untuk menyerap berbagai aspirasi yang berkembang dan menjadi kebutuhan masyarakat, khususya di 16 titik yang telah ditetapkan.

Hasan menambahkan, mengingat pandemi Covid-19 di Kalimamtan Selatan masih belum berakhir, maka kegiatan reses pun dilakukan secara terbatas dan tetap mengacu pada protokol kesehatan. Sehingga yang kita undang diantaranya ada Camat dan para Kepala Desa serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat yang menjadi perwakilan warga untuk menyampaikan aspirasi secara lisan maupun tertulis.

“Berbagai aspirasi masyarakat Batola ini nantinya akan saya sampaikan ke dinas instansi terkait, baik di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun Pemerintah Kabupaten Batola, agar menjadi perhatian dan ditindaklanjuti sesuai harapan masyarakat”, ucap suami Hj. Noormiliyani, SH, yang sekarang menjabat sebagai Bupati Batola.

Namun demikian, Politisi kawakan Partai Golongan Karya ini mengungkapkan permasalahan saat ini anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan tidak memiliki alokasi dana pokir yang diharapkan bisa digunakan untuk mendukung usulan program pembangunan di daerah pilihan, seperti proposal yang diajukan warga pada saat reses.

“Saya berharap ke depan, setiap anggota Dewan nantinya mendapat alokasi dana pokir, baik dalam bentuk program kegiatan maupun dana hibah guna memenuhi aspirasi masyarakat di dapil kita masing-masing”, tandasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Karya Muhammad Sholeh dikesempatan reses tersebut menyampaikan aspirasi warganya dalam bentuk proposal peningkatan sarana dan prasarana desa, antara lain seperti pengaspalan jalan desa sepanjang 4 KM, pengadaan mobil ambulans, pengerukan sungai sekunder sepanjang 3 KM, dan pembangunan jembatan beton dan lainnya .

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00