DPRD Kalsel Minta Kesejahteraan Guru PAUD Diperhatikan

Istimewa

KBRN, Banjarmasin: Masih tingginya kasus stunting di banua mendapat sorotan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Dra. Hj. Rachmah Norlias.

Hal ini tidak terlepas dari upaya intervensi dari Konvergensi Percepatan dan Penurunan Stunting (KP2S) yang di dukung penuh Pemerintah pusat dan daerah sebagai titik fokus penanganan.

"Stunting ini kan erat kaitannya dengan pemenuhan gizi dan pola hidup sehat masyarakat kita," ujar Rachmah.

Selain persoalan stunting, minimnya honor yang diterima guru-guru PAUD sehingga diperlukan solusi agar masalah hak mereka terakomodir juga tak luput menjadi sorotan wakil rakyat ini.

Sedangkan internal lainnya PKBM Bina Insani terdapat bantuan beasiswa untuk anak yang putus sekolah usia 10 hingga 21 tahun dengan program Paket A, B dan C. 

Namun kendalanya justru di usia 21 terbanyak yang mengikut, untuk itulah harus disiapkan opsi jalan keluar terbaik dan jangan sampai di biarkan berlarut larut termasuk perihal pemenuhan hak yang layak seimbang pula dengan tanggung jawab mereka

" Inikan erat kaitannya dengan kesejahteraan dan tanggung jawab besar dalam mencerdaskan generasi penerus," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00