Jendral Andika Pensiun, Jendral Dudung Dinilai Cocok Penggantinya

KSAD Saat memberikan piagam Kepada narasumber di Sesko AD (Foto: Sesko AD/RRI)

KBRN, Bandung: Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa, akan memasuki pensiun pada ditahun ini, maka akan ada Panglima TNI yang baru.

Merespon hal tersebut Presidium Forum Milenial Nusantara (FMN) Fauzan Fadly, menyampaikan kriteria-kriteria Panglima TNI baru. 

"Kriterianya harus memiliki pemahaman utuh tentang pemulihan ekonomi rakyat, pemberani, loyal kepada Panglima Tertinggi, yaitu Presiden Jokowi, dan cepat mengambil keputusan", ujar Presidium FMN, di Bandung, Kamis (30/6/2022).

Menurut Fauzan Fadly kriteria-kriteria tersebut dibutuhkan oleh Panglima TNI pengganti Jenderal Andika Perkasa, karena Panglima TNI selanjutnya perlu lebih terlibat secara aktif dalam memulihkan ekonomi rakyat pasca COVID-19, ditambah dengan semakin dekatnya momentum politik 2024.

"Bayangkan, rakyat habis terpuruk ekonominya akibat COVID-19, sedang berusaha bangkit, ternyata sudah dihadapkan pada momentum 2024, perut masih lapar, tapi sudah harus berpikir cerdas dalam memilih pilihan politik, ini pekerjaan rumah besar," katanya.

TNI AD dikenal dengan kemampuan teritorial yang mumpuni serta kental dekat dengan rakyat karena rakyat hidup di daratan. 

'Sehingga Panglima TNI selanjutnya pasca Jenderal Andika Perkasa pantas dijabat oleh KSAD hari ini, yaitu Jenderal TNI Dudung Abdurachman," imbuhnya.

Soal pergiliran satuan, dimana sudah 2 kali TNI AD menjabat sebagai Panglima TNI, menurut Presidium FMN pergiliran satuan itu bukanlah suatu kewajiban. Keputusan itu bagaimana Panglima Tertinggi, yaitu Presiden Joko Widodo. 

"Saya pikir, COVID-19 ini extra ordinary condition, ditambah menghadapi tahun pemilu, maka perlu juga ada extra ordinary decision dari Panglima Tertinggi, yaitu Presiden Jokowi, dalam memilih Panglima TNI. Kita harus jujur, yang bisa mengakselerasi pemulihan ekonomi rakyat pasca COVID-19 digabungkan dengan rakyat menghadapi tahun politik itu TNI AD. Jenderal Dudung pantas menjadi Panglima TNI selanjutnya", ujar Fauzan Fadly diakhir penjelasannya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar