Masyarakat Dihimbau Cepat Lapor Jika Ada Indikasi PMK Pada Hewan Ternak

Kabid Keswan Dan Feteriner Masyarakat Disnakeswan Subang drh. Erlina ( Foto Ruslan Effendi/RRI)

KBRN, Subang: Menjelang Hari Raya Qurban 1443 Hijriyah, masyarakat peternak hewan dihimbau, untuk secepatnya melapor ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, jika menemukan gejala pada hewan ternak, yang mirip dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Himbauan tersebut disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Ferteriner Masyarakan Disnakeswan Kabupaten Subang drh. Erlina.

Dikatakan Erlina, jika masyarakat cepat melapor, maka Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan dan Penanganan PMK Disnakeswan Kabupaten Subang, akan cepat menindaklanjutinya kelapangan.

"Jadi kalau ada gejala pada hewan ternak, yang mirip dengan gejala PMK, maka para peternak hewan kami himbau, untuk segera melakukan melapor ke Disnakeswan," ujar drh. Erlina kepada RRI di Subang, Sabtu (25/6/2022).

Sekecil apapun gejala pada hewan ternak lanjut Erlina, akan sangat membahayakan hewan ternak lainnya, jika para peternak tidak secepatnya melapor.

"Jangan sampai para peternak menganggap sepele, terhadap gejala sekecil apapun pada hewan ternak. Jika dibiarkan maka khawatir virusnya akan semakin merebak, dan menular ke hewan ternak lainnya," tegasnya.

Erlina mencontohkan, kasus PMK yang terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Subang, yang mencapai 637 kasus, jika ditangani dengan cepat, sehingga 200 ekir lebih hewan ternak yang terindikasi PMK, audah bisa disembuhkan, dan sisanya masih dalam penanganan secara intensif petugas TRC Disnakeswan.

"Apabila terlambat, kami khawatir seperti 3 ekor hewan ternak yang tiba-tiba mati mendadak, dan 13 ekor lainnya terpaksa di sembelih pemiliknya," tandas Erlina.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar