DKPPP Kota Tasikmalaya : Hadapi Kemarau, Petani Sebaiknya Tanam Palawija

"Kepala Bidang Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan, pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Tasikmalaya, Anisa Kadiati"," (Foto : Nova Noegraha/ RRI)

KBRN, Tasikmalaya : Petani di Kota Tasikmalaya, diharapkan mempersiapkan diri untuk menanam palawija. Pola tanam ini harus dipersiapkan petani menghadapi musim kemarau yang akan dihadapi.

Kepala Bidang Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan, pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPPP) Kota Tasikmalaya, Anisa Kadiati menjelaskan, petani bisa menanami lahan yang biasa ditanami padi, menjadi tanaman palawija seperti jagung dan kedelai.

"Ada lima wilayah kecamatan yakni, Tamansari, Kawalu, Cibereum, Bungursari, dan Purbaratu, yang menjadi percontohan penanaman kedelai," kata Anisa kepada RRI, Jumat (24/6/2022).

Luas lahan percontohan untuk kedelai di lima kecamatan tersebut lanjut Anisa, adalah 100 hektar.

"Hasilnya lumayan. Tapi sebagian masih belum panen," katanya.

Anisa menambahkan, selain kedelai, untuk palawija, tanaman jagung juga menjadi prioritas nasional.

"Tapi untuk jagung dan palawija lainnya seperti singkong atau ubi, dilakukan swadaya," tambahnya.

Ia berharap, dengan menanam palawija, petani di Kota Tasikmalaya, tetap dapat produktif.

"Ini bisa jadi alternatif saat kemarau nanti," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar