Mantan Tahanan Kasus Pembunuhan Daftar Haji

"Asep Warga Kabupaten Tasikmalaya mantan preman yang daftar haji di Kemenag setempat," (Istimewa/ RRI)

KBRN, Tasikmalaya : Pergi menunaikan ibadah haji, tetunya menjadi mimpi setiap muslim di dunia. Termasuk Asep Wahyu yang dikenal dengan nama Asep Keling, Warga Parungpong, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Asep merupakan satu dari sekian banyak orang yang beruntung, diundang ke Baitullah.

Mantan preman, yang pernah menjalani hukuman selama 10 tahun ini, salah satu yang mendaftar ibadah haji.

Mantan napi kasus pembunuhan ini, mendaftar ibadah haji setelah mendapat tawaran dari dermawan yang berkunjung di kawasan wisata religi Pamijahan.

Pria yang bekerja serabutan ini, mendaftar ibadah haji ke Kemenag Kabupaten Tasikmalaya, Rabu (25/5/2022).

"Beberapa bulan lalu saya bermimpi salat di Masjid Nabawi sampai saya bangun dan akhirnya saya salat malam. Seminggu lalu Saya ditawarin dermawan, naik haji. Ya saya mah mau saja," kata Asep kepada RRI, Kamis (26/5/2022).

Ia mengaku, tidak menyangka akan mendapat tawaran naik haji. Sebab kata dia, biasanya yang dibantu naik haji adalah para ustad atau tokoh masyarakat.

“Saya ini apa?. Saya hanya ingin taubat dan ingin naik haji. Mudah-mudahan bisa berangkat, dan saya yakin itu,” kata Asep.

Sementara itu, Asep dipenjara 10 karena menghabisi nyawa tetangganya di Banten, karena menghamili istri lamanya saat dia merantau di Bangka Belitung.

"Ya saya duel dan saya menang.” Jelas Asep.

Ia pun divonis hukuman 10 tahun penjara. Selama menjalani masa hukuman, Asep mengaku pernah menjalani hukuman di penjara Banten, Sukamiskin, dan terakhir di Cirebon.

Kementrian agama Kabupaten Tasikmalaya membenarkan adanya mantan napi pembunuhan daftar haji. Yang bersangkutan mendaftar, setelah mendapat tawaran dari dermawan.

"Betul ada warga Kabupaten Tasikmalaya, mantan napi kasus pembunuhan daftar haji," Kata Pejabat Humas Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Fajri Adisetia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar